Tuesday, September 1, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Empat Duel Paling Bersejarah Inggris vs Argentina, Salah Satunya Gol 'Tangan Tuhan'

Mistar.idRabu, 15 Juli 2026 pukul 07.00 WIB
empat_duel_paling_bersejarah_inggris_vs_argentina_salah_satunya_gol_tangan_tuhan

Momen pertemuan Inggris vs Argentina di masa lalu. (foto: Reuters/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Pertemuan Inggris dan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan kembali menghidupkan salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola internasional. Kedua tim akan saling berhadapan di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Sepanjang sejarah, Inggris dan Argentina telah bertemu 14 kali. Tim Tiga Singa mencatat enam kemenangan, sedangkan Argentina meraih tiga kemenangan, sementara lima laga lainnya berakhir imbang.

Di ajang Piala Dunia, kedua negara sudah lima kali bertemu. Inggris unggul dengan tiga kemenangan, sementara Argentina dua kali keluar sebagai pemenang. Berikut empat pertemuan yang paling dikenang.

1. Perempat Final Piala Dunia 1966

Pertemuan pertama yang sarat kontroversi terjadi di Stadion Wembley pada 23 Juli 1966. Inggris menang tipis 1-0 berkat gol Geoff Hurst dan melaju ke semifinal.

Laga diwarnai kartu merah untuk kapten Argentina, Antonio Rattin, yang diusir wasit karena dianggap melakukan protes berlebihan. Insiden itu memicu kemarahan Rattin yang sempat menolak keluar lapangan, bahkan meremas bendera tendangan sudut bergambar Union Jack dan duduk di karpet khusus milik Ratu Elizabeth II.

Usai pertandingan, pelatih Inggris Alf Ramsey menyebut para pemain Argentina sebagai "binatang", pernyataan yang semakin memperkeruh hubungan kedua negara di lapangan hijau.

2. Perempat Final Piala Dunia 1986

Dua dekade kemudian, Argentina membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan 2-1 di Stadion Azteca, Meksiko.

Diego Maradona menjadi bintang lewat dua gol yang sangat bersejarah. Gol pertamanya dicetak menggunakan tangan yang kemudian dikenal sebagai "Hand of God" atau "Gol Tangan Tuhan", sementara gol keduanya lahir melalui aksi solo luar biasa setelah melewati sejumlah pemain Inggris dan hingga kini dikenang sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

3. Babak 16 Besar Piala Dunia 1998

Rivalitas kembali memanas di Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 1998. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu sebelum Argentina menang 4-3 lewat adu penalti.

Empat gol dalam pertandingan itu seluruhnya tercipta pada babak pertama. Gabriel Batistuta dan Javier Zanetti mencetak gol untuk Argentina, sedangkan Inggris membalas melalui Alan Shearer dan Michael Owen.

Laga juga dikenang karena David Beckham menerima kartu merah pada awal babak kedua setelah menendang Diego Simeone, membuat Inggris harus bermain dengan 10 orang.

4. Fase Grup Piala Dunia 2002

Inggris akhirnya membalas kekalahan empat tahun sebelumnya saat bertemu Argentina pada fase grup Piala Dunia 2002 di Sapporo Dome, Jepang.

Tim Tiga Singa menang 1-0 lewat eksekusi penalti David Beckham setelah Michael Owen dijatuhkan Mauricio Pochettino di kotak terlarang.

Keputusan wasit memberikan penalti sempat diprotes kubu Argentina yang menilai Owen melakukan diving. Bagi Beckham, gol tersebut sekaligus menjadi penebus kegagalannya pada Piala Dunia 1998 dan menuntaskan dendam pribadinya terhadap Argentina.

Kini, dengan tiket final Piala Dunia 2026 menjadi taruhan, Inggris dan Argentina kembali bersiap menambah babak baru dalam rivalitas panjang yang telah berlangsung selama puluhan tahun.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN