Monday, July 13, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Kontroversi Wasit Bayangi Duel Inggris Kontra Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Mistar.idSenin, 13 Juli 2026 pukul 18.38 WIB
kontroversi_wasit_bayangi_duel_inggris_kontra_argentina_di_semifinal_piala_dunia_2026_

Wasit Piala Dunia 2026. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina dipanaskan oleh sorotan terhadap kepemimpinan wasit. Di media sosial dan sejumlah kalangan sepak bola, muncul tudingan bahwa keputusan wasit dalam beberapa laga dinilai lebih menguntungkan Argentina. Namun, tudingan tersebut telah dibantah kubu Tim Tango.

Inggris memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Sementara itu, Argentina melangkah ke empat besar usai menundukkan Swiss 3-1, juga setelah extra time.

Laga Argentina kontra Swiss menyisakan kontroversi. Tim Swiss memprotes sejumlah keputusan wasit, terutama kartu merah yang diterima Breel Embolo pada menit ke-72.

"Ketika wasit berpihak pada lawan, situasinya menjadi sulit. Setiap hal kecil dihukum, tetapi diving dan pelanggaran pemain Argentina tidak ditindak," ujar bek Swiss, Manuel Akanji, dikutip dari The Sun.

Akanji mengaku jarang mengkritik wasit, namun menilai pertandingan melawan Argentina menjadi salah satu laga dengan keputusan yang paling merugikan timnya.

Keluhan serupa sebelumnya juga disampaikan Timnas Mesir usai tersingkir dari Argentina pada babak 16 besar. Mesir mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol Ziko serta menilai proses terciptanya gol ketiga Argentina diwarnai pelanggaran.

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan menuding ada faktor di luar aspek teknis yang menguntungkan Argentina. "Dalam sepak bola terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia itu mendapat bantuan di semua tingkatan," katanya.

Menanggapi berbagai tudingan tersebut, pelatih Argentina Lionel Scaloni membantah keras anggapan bahwa timnya memperoleh keuntungan dari wasit maupun FIFA. Menurutnya, kritik tersebut muncul karena banyak pihak tidak senang melihat Argentina kembali menjadi kandidat juara.

Pertemuan Inggris dan Argentina sendiri memiliki sejarah panjang di Piala Dunia yang kerap diwarnai kontroversi.

Pada perempat final Piala Dunia 1986, Inggris kalah 1-2 dari Argentina dalam laga yang dikenang lewat gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona, yang saat itu lolos dari pengamatan wasit.

Kontroversi kembali terjadi pada Piala Dunia 1998. Inggris harus bermain dengan 10 pemain setelah David Beckham menerima kartu merah usai insiden dengan Diego Simeone. Argentina akhirnya memenangkan pertandingan melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Beberapa tahun kemudian, Simeone mengakui dirinya sengaja memanfaatkan insiden tersebut hingga Beckham diusir dari lapangan.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, Inggris dan Argentina telah bertemu lima kali. Inggris meraih tiga kemenangan, sedangkan Argentina menang dua kali, termasuk kemenangan melalui adu penalti pada edisi 1998.

Rekor pertemuan Inggris vs Argentina di Piala Dunia:

1962: Inggris 3-1 Argentina (fase grup)

1966: Inggris 1-0 Argentina (perempat final)

1986: Argentina 2-1 Inggris (perempat final)

1998: Argentina 2-2 Inggris (16 besar, Argentina menang adu penalti 4-3)

2002: Inggris 1-0 Argentina (fase grup).



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN