Monday, June 29, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Toluca Hancurkan LAFC 4-0, Son Heung-min Tersingkir! Final Liga MX Tercipta di Concacaf Champions Cup

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 15.06 WIB
toluca_hancurkan_lafc_40_son_heungmin_tersingkir_final_liga_mx_tercipta_di_concacaf_champions_cup

Ilustrasi, Toluca Hancurkan LAFC 4-0, Son Heung-min Tersingkir! Final Liga MX Tercipta di Concacaf Champions Cup. (foto:ferry/ig@espn/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Deportivo Toluca FC memastikan langkah ke final Concacaf Champions Cup 2026 setelah menghancurkan Los Angeles FC (LAFC) dengan skor telak 4-0 pada leg kedua semifinal di Estadio Nemesio Díez, Kamis (7/5/2026) pagi WIB.

Kemenangan dominan itu membuat wakil Liga MX tersebut unggul agregat 5-2 sekaligus menyingkirkan klub Major League Soccer (MLS) yang diperkuat Son Heung-min dan Hugo Lloris.

Toluca kini akan menghadapi sesama klub Meksiko, Tigres UANL, pada partai final. Duel ini sekaligus menegaskan dominasi Liga MX di kompetisi antarklub kawasan CONCACAF.

Toluca Langsung Menekan sejak Awal

Bermain di hadapan publik sendiri, “Los Diablos Rojos” tampil agresif sejak menit pertama. Helinho, Nicolás Castro, dan Paulinho berkali-kali mengancam pertahanan LAFC yang dipimpin kiper veteran Prancis, Hugo Lloris.

Meski demikian, LAFC sempat memberi ancaman cepat melalui kombinasi Son Heung-min dan Denis Bouanga pada menit kedelapan. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan kiper Toluca, Luis García.

Sepanjang babak pertama, Toluca tampil lebih dominan dalam penguasaan wilayah dan intensitas serangan. Hugo Lloris bahkan dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Penalti Helinho Jadi Titik Balik

Momentum pertandingan berubah total di awal babak kedua.

Baru dua menit setelah restart, Helinho dijatuhkan Ryan Hollingshead di area terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih dan Helinho sukses menuntaskan penalti pada menit ke-49 untuk membawa Toluca unggul 1-0.

Gol tersebut membuat atmosfer Estadio Nemesio Díez semakin hidup, sementara LAFC mulai kehilangan ritme permainan.

Tekanan Toluca kemudian berbuah gol kedua pada menit ke-58 lewat tembakan jarak jauh Everardo López. Meski peluang golnya sangat kecil berdasarkan expected goals (xG), bek Toluca itu mampu melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang Lloris.

Paulinho Tutup Laga dengan Dwigol

LAFC sebenarnya mencoba bangkit melalui perubahan pemain pada pertengahan babak kedua. Namun, upaya klub asal California itu semakin sulit setelah Ryan Porteous menerima kartu merah pada menit ke-86 akibat pelanggaran keras terhadap Nicolás Castro.

Unggul jumlah pemain membuat Toluca semakin leluasa mengendalikan laga.

Paulinho akhirnya menjadi penutup sempurna kemenangan “Los Diablos Rojos” lewat dua gol beruntun pada menit 90+2 dan 90+4. Kedua gol tersebut lahir melalui assist Pável Pérez.

Dwigol itu sekaligus mempertegas status Paulinho sebagai salah satu penyerang paling produktif di Concacaf Champions Cup musim ini.

Son Heung-min Gagal Selamatkan LAFC

Sorotan besar juga tertuju kepada Son Heung-min yang kembali menjadi andalan LAFC di lini depan. Namun, bintang Korea Selatan tersebut kesulitan berkembang di bawah tekanan tinggi lini tengah Toluca.

Koneksi permainan Son dengan Denis Bouanga dan Timothy Tillman beberapa kali terputus akibat pressing agresif yang diterapkan Marcel Ruiz dan Franco Romero.

Selain itu, LAFC juga kalah dalam duel transisi dan gagal mempertahankan organisasi pertahanan ketika Toluca meningkatkan tempo permainan pada babak kedua.

Liga MX Kembali Tegaskan Dominasi

Kemenangan ini kembali memperlihatkan kuatnya dominasi klub-klub Liga MX di kawasan CONCACAF.

Toluca tampil lebih matang dalam mengontrol tempo, menjaga intensitas, serta memanfaatkan momentum pertandingan. Sebaliknya, LAFC terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan gagal memainkan gaya direct attacking khas MLS.

Final sesama klub Meksiko antara Toluca dan Tigres UANL pun menjadi bukti bahwa Liga MX masih menjadi kekuatan utama di kompetisi regional Amerika Utara dan Tengah.

Bagi Toluca, laga final nanti juga menghadirkan nuansa tersendiri. Mereka kembali dipertemukan dengan Tigres dalam duel besar setelah sebelumnya bentrok di panggung Liga MX.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN