Panathinaikos vs AS Roma 1-1: Gol Dramatis dan Kartu Merah Jadi Sorotan

Pemain AS Roma merayakan golnya dalam pertandingan melawan Panathinaikos yang berakhir dengan skor 1-1. (foto:reuters/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pertarungan sengit tersaji di Kompleks Olahraga Olimpiade Athena, Jumat (30/1/2026) pagi WIB, saat Panathinaikos FC menjamu AS Roma dalam putaran ke-8 Liga Eropa UEFA. Laga ini diwarnai drama kartu merah, gol indah, dan pertarungan taktik yang membuat hasil imbang 1-1 terasa menegangkan bagi kedua tim.
Kartu Merah Mancini Mengubah Laga
Drama besar terjadi pada menit ke-15 ketika Gianluca Mancini menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Milos Pantovic. Awalnya wasit hanya memberi kartu kuning, namun keputusan itu diubah setelah VAR meninjau kejadian.
Roma harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 75 menit, memaksa mereka mengubah strategi menjadi lebih defensif. Sementara itu, Panathinaikos mulai menguasai permainan, menekan dari sayap dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Babak Pertama: Dominasi Panathinaikos, Tapi Tanpa Gol
Meski unggul jumlah pemain, Panathinaikos belum mampu memecah kebuntuan di babak pertama. Beberapa peluang penting antara lain:
- Giorgos Katris menghantam mistar gawang pada menit ke-37
- Tasos Bakasetas dan Ahmed Touba beberapa kali mengancam dari jarak jauh dan bola mati
Roma tetap berbahaya lewat skema set piece, terutama dari Jan Ziółkowski dan Neil El Aynaoui, yang beberapa kali menguji ketangguhan Alban Lafont. Skor bertahan 0-0 hingga jeda.
Babak Kedua: Gol Indah, Cedera, dan Mental Baja
Dominasi Panathinaikos membuahkan hasil pada menit ke-58. Vicente Taborda membuka keunggulan dengan tembakan akurat dari sudut sempit di sisi kiri kotak penalti. Gol ini membuat stadion bergemuruh, dan tim tuan rumah tampak semakin percaya diri untuk mengamankan kemenangan.
Namun, Roma menunjukkan mental baja. Meski kalah jumlah pemain, mereka tetap disiplin menunggu momen. Gol penyeimbang lahir dari sundulan Jan Ziółkowski pada menit ke-80, memanfaatkan situasi bola mati untuk menaklukkan Lafont. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang.
Sorotan Pemain
- Jan Ziółkowski (AS Roma): Solid di lini belakang dan mencetak gol penyeimbang krusial.
- Vicente Taborda (Panathinaikos): Motor serangan Panathinaikos, mencetak gol pembuka dan aktif menciptakan peluang.
- Alban Lafont (Panathinaikos): Beberapa penyelamatan krusial menjaga peluang Panathinaikos tetap hidup.
Fakta Menarik Laga
- Roma bermain dengan 10 pemain selama 75 menit namun mampu mencetak gol
- Kedua gol tercipta dari peluang dengan xG rendah, menunjukkan efisiensi penyelesaian
- Laga diwarnai 1 kartu merah dan 3 kartu kuning, menandakan intensitas tinggi
- Gol Ziółkowski adalah gol pertamanya di Liga Eropa musim ini.
Kesimpulan: Hasil imbang 1-1 terasa kontradiktif. Panathinaikos dominan, tapi gagal memaksimalkan peluang. Roma, meski kalah jumlah pemain, menunjukkan disiplin dan mental baja.
Laga ini kembali membuktikan bahwa di Liga Eropa, efisiensi dan mentalitas sering menjadi penentu hasil akhir, bukan hanya dominasi statistik.
(fotmob/ai/hm27)






















