Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Madrid Serang Balik Tebas Usai Disindir Soal Konspirasi: LaLiga Butuh Pemimpin Baru

Mistar.idRabu, 23 September 2026 pukul 08.13 WIB
madrid_serang_balik_tebas_usai_disindir_soal_konspirasi_laliga_butuh_pemimpin_baru

Javier Tebas. (Foto: BBC)

news_banner

Madrid, MISTAR.ID - Setelah Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid dalam laga derby LaLiga akhir pekan lalu, Madrid merasa dirugikan.

Kekalahan mereka bahkan dikaitkan dengan kepemimpinan wasit dan berujung permintaan digantinya Presiden LaLiga Javier Tebas karena memberikan komentar negatif mengenai masalah ini.

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho turut mengkritik keras wasit Miguel Angel Ortiz Arias serta pihak yang menunjuknya. Madrid menilai Cristian Romero dan Lee Kang-in semestinya mendapat kartu merah.

Kontroversi itu kemudian berkembang setelah sebuah media Spanyol memuat artikel mengenai dugaan konspirasi untuk menjegal Madrid. Tebas menanggapi isu tersebut melalui media sosial.

"Mengklaim bahwa wasit diarahkan agar melawan Real Madrid itu seperti hidup di galaksi lain. Memang lebih enak menuding ke adanya konspirasi ketimbang menjelaskan apa yang terjadi di lapangan," kata Tebas di media sosial, dilansir dari detikSport, Rabu (23/9/2026).

Madrid menganggap pernyataan tersebut tidak layak disampaikan Tebas sebagai Presiden LaLiga. Klub pun menilai kompetisi membutuhkan figur baru untuk memimpinnya.

"Klub kami menganggap sangat tidak bisa ditoleransi bahwa presiden LaLiga menggunakan posisi institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid seperti yang ia lakukan di setiap intervensi publiknya," kata Madrid di situs resminya.

"Juga sangat memprihatinkan bahwa seseorang yang bertanggung jawab mewakili dan melindungi kepentingan semua klub LaLiga terus-terusan terobsesi menjadikan Real Madrid sebagai sasaran, menjadikan klub kami sebagai objek serangan publik secara terus-menerus," lanjutnya.

"Mengingat perilaku tidak pantas yang terus berulang ini, kami percaya bahwa sepakbola profesional di Spanyol sangat butuh sosok pemimpin yang mampu mengelolanya dan mengembangkan potensi maksimalnya dengan memegang prinsip netralitas." (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN