Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Inter Miami Ditahan Columbus Crew 2-2! Gol Spektakuler Suárez dan Messi Comeback, Brais Méndez Buyarkan Kemenangan

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 09.25 WIB
inter_miami_ditahan_columbus_crew_22_gol_spektakuler_surez_dan_messi_comeback_brais_mndez_buyarkan_kemenangan

Ilustrasi, Inter Miami Ditahan Columbus Crew 2-2! Gol Spektakuler Suárez dan Messi Comeback, Brais Méndez Buyarkan Kemenangan. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (2/8/2026) — Inter Miami harus puas berbagi angka setelah ditahan Columbus Crew dengan skor 2-2 pada laga pekan ke-18 Major League Soccer (MLS) 2026 di Nu Stadium, Minggu (2/8/2026) pagi WIB. Duel berlangsung sengit hingga menit-menit akhir dan diwarnai comeback Lionel Messi serta gol indah dari Luis Suárez dan debutan Columbus, Brais Méndez.

Hasil ini menghentikan ambisi Inter Miami untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntun menjadi tujuh pertandingan di kompetisi domestik. Sebaliknya, Columbus Crew pulang dengan satu poin berharga setelah dua kali mampu menyamakan kedudukan di markas salah satu tim terkuat MLS musim ini.

Suárez Buka Keunggulan Lewat Gol Sensasional

Columbus Crew sebenarnya tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Jamal Thiaré dan Hugo Picard beberapa kali menguji ketangguhan Rocco Ríos Novo, tetapi justru Inter Miami yang lebih dulu memecah kebuntuan.

Pada menit ke-16, Yannick Bright sukses merebut bola di lini tengah sebelum si kulit bundar jatuh ke kaki Luis Suárez. Melihat kiper Patrick Schulte berada jauh dari garis gawang, striker asal Uruguay itu langsung melepaskan tembakan melengkung dari jarak sekitar 40 meter.

Bola meluncur sempurna ke dalam gawang dan membawa Inter Miami unggul 1-0. Menariknya, peluang tersebut hanya memiliki nilai Expected Goals (xG) sebesar 0,03, menegaskan betapa luar biasanya kualitas penyelesaian akhir Suárez.

Gol itu sekaligus menjadi gol ke-10 Suárez di MLS musim ini sekaligus memperpanjang tren produktifnya menjadi empat pertandingan beruntun.

Gol Bunuh Diri Casemiro Hidupkan Harapan Columbus

Keunggulan Inter Miami tidak membuat Columbus kehilangan ritme permainan. Tim tamu tetap mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan tuan rumah.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Taha Habroune mengirim umpan silang mendatar ke depan gawang, tetapi Casemiro yang berusaha melakukan sapuan justru mengarahkan bola ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menjadi ganjaran yang layak bagi Columbus setelah tampil lebih dominan sepanjang babak pertama.

VAR Sahkan Gol Noah Allen

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang sebelum turun minum, Inter Miami kembali menunjukkan efektivitas mereka.

Rodrigo De Paul mengirim umpan terobosan kepada Suárez yang bergerak di sisi kanan. Penyerang veteran itu memilih mengirim umpan silang ke tiang jauh, yang disambut Noah Allen dengan sundulan keras.

Gol sempat dianulir karena dianggap offside. Namun setelah ditinjau melalui VAR, wasit mengesahkan gol tersebut sehingga Inter Miami kembali memimpin 2-1 tepat sebelum jeda.

Comeback Lionel Messi Ubah Jalannya Laga

Momen yang paling dinantikan akhirnya hadir pada menit ke-53 ketika Lionel Messi masuk menggantikan Dániel Pintér. Penampilan itu menjadi laga pertama sang megabintang sejak membela Argentina di final Piala Dunia 2026.

Kehadiran Messi langsung mengubah dinamika permainan Inter Miami. Ia beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati, kombinasi cepat bersama Rodrigo De Paul, hingga tembakan dari dalam kotak penalti.

Meski hanya bermain sekitar 40 menit, Messi menjadi pusat kreativitas serangan Inter Miami dan terus memaksa pertahanan Columbus bekerja ekstra keras.

Debut Manis Brais Méndez Selamatkan Columbus

Saat Inter Miami terlihat mulai mengendalikan pertandingan, Columbus justru menemukan momentum lewat pergantian pemain.

Debutan asal Spanyol, Brais Méndez, yang masuk pada menit ke-62 tampil impresif sejak menginjak lapangan. Setelah beberapa kali mengancam, gelandang yang didatangkan dari Real Sociedad itu akhirnya mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84.

Berawal dari tendangan bebas yang tampak terlalu jauh untuk langsung mengarah ke gawang, Méndez melepaskan eksekusi kaki kiri yang melengkung melewati pagar hidup sebelum memantul tiang jauh dan masuk ke dalam gawang.

Rocco Ríos Novo terlambat bereaksi sehingga skor berubah menjadi 2-2. Sama seperti gol Suárez, peluang tersebut juga memiliki nilai xG yang sangat rendah, yakni hanya 0,04, tetapi berhasil dikonversi menjadi gol berkat kualitas teknik yang luar biasa.

Messi Nyaris Jadi Penentu di Injury Time

Inter Miami langsung meningkatkan intensitas serangan setelah kebobolan. Dalam 15 menit terakhir pertandingan, tuan rumah mencatat 86 persen penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Columbus.

Peluang terbaik hadir pada masa injury time.

Pada menit ke-90+3, David Ayala mengirim umpan lambung yang disambut sundulan Messi. Bola sebenarnya sudah mengarah ke gawang, tetapi Patrick Schulte melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jarinya.

Satu menit berselang, Messi kembali memperoleh ruang tembak usai menerima umpan dari situasi sepak pojok pendek. Kali ini tendangan keras kaki kanannya hanya melayang tipis di atas mistar.

Schulte bahkan rela menerima kartu kuning pada menit ke-90+5 karena mengulur waktu demi memastikan Columbus membawa pulang satu poin.

Sorotan Pertandingan

Laga ini menyajikan sejumlah cerita menarik yang menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Luis Suárez kembali membuktikan kelasnya dengan mencetak satu gol spektakuler dari jarak sekitar 40 meter sekaligus menyumbang satu assist untuk gol Noah Allen.

Comeback Lionel Messi langsung memberi dampak besar terhadap permainan Inter Miami. Meski belum mencetak gol, ia menjadi motor serangan dan nyaris menentukan kemenangan pada masa injury time.

Di kubu Columbus Crew, Patrick Schulte tampil sebagai pahlawan lewat sejumlah penyelamatan penting, terutama saat menggagalkan sundulan Messi pada menit ke-90+3.

Sementara itu, debut Brais Méndez berjalan sempurna. Mantan gelandang Real Sociedad tersebut langsung mencetak gol indah dari tendangan bebas yang memastikan Columbus pulang dengan satu poin.

Fakta Menarik

Gol Luis Suárez tercipta dari peluang dengan nilai xG hanya 0,03, sedangkan gol penyama Brais Méndez berasal dari peluang bernilai xG 0,04.

Noah Allen mencetak gol pertamanya di MLS sejak Juli 2023.

Inter Miami gagal memperpanjang rekor enam kemenangan beruntun di MLS musim ini.

Dalam 15 menit terakhir pertandingan, Inter Miami menguasai 86 persen penguasaan bola, tetapi hanya mampu menciptakan beberapa peluang bersih.

Patrick Schulte menjadi salah satu pemain paling menentukan setelah menggagalkan dua peluang emas Messi dan rela menerima kartu kuning karena mengulur waktu demi mengamankan hasil imbang.

Insight Mendalam

Pertandingan ini memperlihatkan dua karakter permainan yang kontras. Inter Miami tampil sangat efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Columbus Crew lebih dominan dalam membangun permainan dan mengontrol tempo pertandingan.

Masuknya Lionel Messi memang membuat Inter Miami jauh lebih kreatif dan berbahaya. Namun, laga ini juga menunjukkan bahwa tim asuhan Guillermo Hoyos masih sangat bergantung pada kualitas individu sang kapten ketika membutuhkan gol penentu.

Di sisi lain, Columbus Crew pantas mendapat apresiasi atas keberanian mereka bermain terbuka di kandang lawan. Keputusan Laurent Courtois memasukkan Brais Méndez terbukti menjadi titik balik pertandingan, sekaligus memberi sinyal bahwa kedalaman skuad Columbus semakin kompetitif.

Bagi Inter Miami, hasil imbang ini memang menghentikan laju kemenangan beruntun. Namun, performa Suárez yang tetap tajam serta kembalinya Messi menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Sementara bagi Columbus Crew, satu poin di Nu Stadium terasa layaknya sebuah kemenangan setelah mampu dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan salah satu kandidat juara MLS musim ini.

(fotmob/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN