Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Arsenal Libas Girona 4-1! Max Dowman Bersinar, Gabriel Jesus Ikut Cetak Gol

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 09.42 WIB
arsenal_libas_girona_41_max_dowman_bersinar_gabriel_jesus_ikut_cetak_gol

Ilustrasi, Arsenal Libas Girona 4-1! Max Dowman Bersinar, Gabriel Jesus Ikut Cetak Gol. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (2/8/2026) — Arsenal menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan setelah membungkam Girona FC 4-1 dalam laga persahabatan yang digelar di Estadi Municipal de Montilivi, Minggu (2/8/2026) dini hari WIB.

The Gunners tampil dominan sepanjang pertandingan. Kai Havertz, Christos Tzolis, Max Dowman, dan Gabriel Jesus masing-masing mencatatkan nama di papan skor, sementara Girona hanya mampu membalas lewat sundulan Arnau Martínez pada awal babak kedua.

Di balik kemenangan telak tersebut, sorotan utama justru mengarah kepada Max Dowman. Wonderkid Arsenal itu tampil luar biasa dengan menyumbang satu gol dan satu assist, sekaligus menjadi motor serangan tim asuhan Mikel Arteta.

Arsenal Dominan Sejak Menit Awal

Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Permainan cepat yang diperagakan Max Dowman, Ethan Nwaneri, dan Viktor Gyökeres membuat lini belakang Girona terus berada di bawah tekanan.

Peluang pertama hadir pada menit kesembilan melalui sundulan Riccardo Calafiori yang masih mampu diamankan Paulo Gazzaniga.

Keunggulan Arsenal akhirnya lahir pada menit ke-16. Max Dowman mengirimkan umpan terobosan matang yang diselesaikan Kai Havertz dengan tendangan kaki kiri ke pojok bawah gawang Girona. Skor berubah menjadi 1-0.

Girona sempat mencoba merespons melalui Arnau Martínez dan Fran Beltrán, tetapi upaya mereka belum mampu mengancam gawang Arsenal.

Tim tamu justru kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-30. Riccardo Calafiori memberikan assist kepada Christos Tzolis yang dengan tenang menaklukkan Gazzaniga untuk membawa Arsenal unggul 2-0 hingga turun minum.

Girona Bangkit, Arsenal Langsung Membalas

Memasuki babak kedua, Girona tampil lebih berani.

Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-50 saat Kim Min-Su mengirimkan umpan sepak pojok yang disambut sundulan Arnau Martínez. Bola meluncur ke sudut atas gawang Kepa Arrizabalaga dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Namun momentum tersebut tidak bertahan lama.

Tiga menit berselang, Max Dowman kembali menunjukkan kualitasnya. Berawal dari assist Myles Lewis-Skelly, pemain muda Arsenal itu melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok bawah gawang Girona. Arsenal kembali menjauh dengan skor 3-1.

Hanya dua menit kemudian, Ben White mengirimkan umpan matang kepada Gabriel Jesus. Penyerang asal Brasil itu menyelesaikannya dengan sepakan akurat dari dalam kotak penalti untuk mengubah kedudukan menjadi 4-1.

Gol tersebut sekaligus memastikan dominasi Arsenal hingga laga berakhir.

Rotasi Besar, Intensitas Tetap Terjaga

Seperti halnya pertandingan pramusim, kedua tim melakukan rotasi besar-besaran pada babak kedua.

Arsenal memasukkan Illan Meslier, Reiss Nelson, Ismeal Kabia, Louie Copley, Josh Ogunnaike hingga Ceadach O'Neill guna memberi menit bermain kepada para pemain muda dan pelapis.

Sementara itu, Girona juga menurunkan sejumlah wajah baru seperti Abel Ruiz, Iván Martín, Gabriel Misehouy, Oleksandr Pyshchur, Cristhian Stuani, dan Vladyslav Krapyvtsov.

Meski banyak pergantian pemain, tempo pertandingan tetap terjaga. Girona beberapa kali mengancam melalui Abel Ruiz, Vladyslav Vanat, dan Oleksandr Pyshchur, tetapi Illan Meslier tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting setelah menggantikan Kepa.

Di sisi lain, Arsenal nyaris menambah keunggulan ketika sundulan Ceadach O'Neill membentur mistar gawang pada menit ke-76.

Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Sorotan Unggulan

Max Dowman menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Selain menyumbang assist untuk gol Kai Havertz, gelandang muda Arsenal tersebut juga mencetak gol indah dari luar kotak penalti yang menunjukkan kualitas teknik dan ketenangannya.

Arsenal juga memperlihatkan efektivitas serangan yang sangat tinggi. Empat gol lahir dari kombinasi permainan cepat, umpan vertikal, dan penyelesaian akhir yang klinis. Menariknya, performa tim tetap stabil meski melakukan rotasi hampir satu tim penuh pada babak kedua.

Di kubu Girona, gol Arnau Martínez menjadi bukti bahwa skema bola mati masih menjadi salah satu kekuatan mereka. Meski kalah, tim tuan rumah tetap mampu menciptakan sejumlah peluang yang memaksa Kepa Arrizabalaga dan Illan Meslier bekerja keras.

Fakta Menarik

Max Dowman menutup laga dengan torehan satu gol dan satu assist, menjadikannya pemain paling berpengaruh dalam kemenangan Arsenal.

Kai Havertz membuka keunggulan Arsenal setelah memanfaatkan umpan terobosan Max Dowman pada menit ke-16.

Christos Tzolis mencetak gol kedua Arsenal lewat assist Riccardo Calafiori sebelum jeda babak pertama.

Gabriel Jesus hanya membutuhkan sekitar 22 menit di lapangan setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk ikut menyumbang gol.

Arsenal melakukan rotasi besar dengan mengganti hampir seluruh susunan pemain pada menit ke-61, namun tetap mampu mempertahankan kualitas permainan.

Illan Meslier tampil solid setelah masuk menggantikan Kepa Arrizabalaga dan menggagalkan beberapa peluang emas Girona.

Insight Mendalam

Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Arsenal menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Bukan hanya karena skor telak, tetapi juga karena kedalaman skuad yang semakin terlihat.

Para pemain senior seperti Kai Havertz, Ben White, Gabriel Jesus, dan Riccardo Calafiori mampu tampil efektif, sementara para pemain muda menunjukkan bahwa mereka siap bersaing memperebutkan tempat di tim utama.

Max Dowman menjadi simbol paling jelas dari proses regenerasi Arsenal. Penampilannya tidak sekadar menjanjikan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap jalannya pertandingan melalui kreativitas, visi bermain, dan kontribusi langsung terhadap gol.

Di sisi lain, Girona memperoleh banyak bahan evaluasi, terutama dalam menjaga konsentrasi saat menghadapi transisi cepat lawan. Meski sempat memperkecil kedudukan, mereka gagal mempertahankan momentum dan kembali kebobolan dalam waktu singkat.

Hasil 4-1 ini menjadi modal berharga bagi Arsenal untuk memasuki musim baru dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Girona masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan organisasi pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir.

(fotmob/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN