Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Inter Miami vs Columbus Crew: Gol Roket Luis Suárez, Gol Bunuh Diri Casemiro, VAR Selamatkan Miami

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 08.54 WIB
inter_miami_vs_columbus_crew_gol_roket_luis_surez_gol_bunuh_diri_casemiro_var_selamatkan_miami

Ilustrasi, Inter Miami vs Columbus Crew: Gol Roket Luis Suárez, Gol Bunuh Diri Casemiro, VAR Selamatkan Miami. (foto:wikipedia/fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (2/8/2026) – Inter Miami menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 atas Columbus Crew dalam lanjutan pekan ke-18 Major League Soccer (MLS) 2026 di Nu Stadium, Minggu (2/8/2026) pagi WIB.

Laga berlangsung penuh drama. Luis Suárez membuka keunggulan lewat gol spektakuler dari jarak jauh, sebelum Columbus Crew menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Casemiro. Tepat menjelang turun minum, Noah Allen memastikan tuan rumah kembali memimpin melalui gol yang sempat dianulir sebelum akhirnya disahkan VAR.

Suárez Cetak Gol Kelas Dunia

Columbus Crew sebenarnya tampil lebih agresif pada awal pertandingan. Tim tamu beberapa kali mengancam lewat Jamal Thiare dan Taha Habroune, tetapi belum mampu memaksa Rocco Rios Novo melakukan penyelamatan sulit.

Inter Miami justru mampu memanfaatkan momentum pertama yang mereka dapatkan.

Gol pembuka lahir pada menit ke-16 berawal dari pressing agresif Yannick Bright yang sukses merebut bola dari Andre Gomes di lini tengah. Bola liar kemudian jatuh ke kaki Luis Suárez.

Melihat Patrick Schulte berdiri cukup jauh dari garis gawang, striker veteran Uruguay itu langsung melepaskan tembakan first-time dari sekitar 40 yard. Bola melengkung indah melewati Schulte sebelum bersarang di gawang Columbus.

Menariknya, peluang tersebut hanya memiliki expected goals (xG) sebesar 0,03, menunjukkan betapa sulitnya peluang itu dikonversi menjadi gol. Namun kualitas penyelesaian Suárez kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik.

Gol tersebut menjadi gol ke-10 Suárez di MLS musim ini sekaligus gol ketujuhnya dalam empat pertandingan terakhir.

Gol Bunuh Diri Casemiro Bangkitkan Columbus

Setelah tertinggal, Columbus perlahan kembali menguasai ritme permainan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34.

Daniel Gazdag membuka ruang sebelum mengirim umpan kepada Habroune di sisi kanan. Winger muda itu langsung melepaskan umpan silang mendatar ke depan gawang.

Casemiro yang berusaha melakukan sapuan justru salah mengantisipasi bola. Sliding clearance yang dilakukannya malah mengarahkan bola ke sudut bawah gawang sendiri sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Gol bunuh diri tersebut menjadi momentum kebangkitan Columbus setelah sempat kehilangan kendali permainan usai gol Suárez.

VAR Pastikan Inter Miami Unggul Saat Turun Minum

Drama terbesar terjadi pada masa injury time babak pertama.

Rodrigo De Paul mengawali serangan cepat yang diteruskan Luis Suárez. Alih-alih mencoba mencetak gol keduanya, Suárez memilih mengirim umpan silang ke tiang jauh.

Noah Allen datang dari lini kedua dengan timing sempurna dan menyambut bola menggunakan sundulan keras yang gagal dijangkau Schulte.

Hakim garis sempat mengangkat bendera karena menganggap Suárez berada dalam posisi offside saat menerima umpan De Paul.

Namun setelah pemeriksaan VAR, gol akhirnya disahkan. Allen resmi membawa Inter Miami kembali unggul 2-1 tepat sebelum turun minum.

Inter Miami Tunjukkan Efektivitas

Babak pertama memperlihatkan perbedaan karakter kedua tim. Columbus Crew lebih sering menguasai permainan dan mampu membangun serangan dengan rapi, tetapi kurang efektif di sepertiga akhir lapangan.

Sebaliknya, Inter Miami tampil sangat efisien. Dari sedikit peluang berkualitas yang mereka miliki, dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol.

Luis Suárez menjadi aktor utama dengan torehan satu gol dan satu assist. Selain mencetak gol spektakuler, ia juga menunjukkan visi bermain luar biasa saat memilih mengirim umpan matang kepada Noah Allen pada gol kedua.

Gol Allen sekaligus membuat Inter Miami telah mencetak 21 gol pada babak pertama dari 18 pertandingan MLS musim ini, menjadi catatan terbaik di kompetisi sejauh ini.

Meski Lionel Messi masih memulai pertandingan dari bangku cadangan usai kembali dari Piala Dunia 2026, Inter Miami tetap mampu menunjukkan ketajaman lini serangnya. Kehadiran Suárez, De Paul, dan Yannick Bright sudah cukup membuat lini pertahanan Columbus bekerja keras sepanjang babak pertama.

Dengan keunggulan 2-1 saat jeda, Inter Miami berada di posisi ideal untuk memperpanjang tren kemenangan mereka. Sementara itu, Columbus Crew masih memiliki peluang bangkit apabila mampu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir pada babak kedua.

(fotmob/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN