Sorotan PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025: Apa yang Berubah, Cara Daftar, dan Jadwal Lengkap

Ilustrasi, Sorotan PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025: Apa yang Berubah, Cara Daftar, dan Jadwal Lengkap. (foto:chatgpt/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu terus menjadi perhatian besar di kalangan pendidik, terutama setelah dibukanya Tahap 5 Tahun 2025. Gelombang ini tidak hanya memuat jumlah peserta yang besar, tetapi juga membawa sejumlah perubahan signifikan yang membuatnya berbeda dari pelaksanaan sebelumnya.
Bagi guru yang sudah lama menunggu kesempatan mendapatkan Sertifikat Pendidik, tahapan ini menjadi momentum penting. Berikut sorotan lengkapnya.
Apa Beda Tahap 5 dengan Tahap Sebelumnya?
Tahap 5 PPG Guru Tertentu Tahun 2025 disebut-sebut sebagai salah satu gelombang dengan percepatan paling signifikan. Jika pada tahap-tahap sebelumnya peserta menjalani pembelajaran mandiri dalam durasi beberapa minggu hingga bulan, kini proses tersebut dipangkas menjadi sekitar 7 hari saja.
Tak hanya itu, rangkaian keseluruhan PPG — mulai dari orientasi hingga proses pembelajaran dan persiapan ujian — diperkirakan dapat selesai dalam sekitar 15 hari. Model ini berbeda jauh dengan pola sebelumnya yang lebih panjang dan bertahap.
Perubahan ini menjadi sorotan publik karena menimbulkan dua sisi pandangan:
1. Efisiensi dan percepatan, memungkinkan lebih banyak guru memperoleh sertifikasi dalam waktu singkat.
2. Kekhawatiran soal kedalaman materi, mengingat durasi belajar yang jauh lebih padat.
Namun begitu, pemerintah menegaskan bahwa percepatan tetap dilakukan dengan mempertahankan standar minimal kompetensi, terutama melalui integrasi platform pembelajaran dan pengawasan ketat LPTK.
Bagaimana Cara Mengikutinya?
PPG Guru Tertentu ditujukan bagi guru dalam jabatan yang sudah aktif mengajar tetapi belum memiliki Sertifikat Pendidik. Tahap 5 hanya dapat diikuti oleh guru yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan dipanggil secara resmi melalui akun SIMPKB masing-masing.
Tahapan umumnya mencakup:
1. Pemanggilan melalui SIMPKB
Guru yang lolos akan mendapatkan notifikasi secara langsung. Pemanggilan ini menentukan apakah guru berhak mengikuti Tahap 5.
2. Konfirmasi Kesediaan
Guru wajib menyatakan kesediaannya di SIMPKB dalam batas waktu yang sudah ditentukan. Jika gagal mengonfirmasi, peluang bisa langsung hangus.
3. Lapor Diri ke LPTK
Pada tahap ini guru harus mengunggah dokumen wajib seperti:
- Ijazah
- Transkrip
- SK mengajar
- Pasfoto
- Pakta integritas
Masing-masing LPTK dapat meminta berkas tambahan sesuai kebutuhan.
4. Orientasi dan Pembelajaran Mandiri
Orientasi dilakukan oleh LPTK sebagai pembuka program, dilanjutkan pembelajaran mandiri selama sekitar 7 hari melalui platform resmi GTK.
5. Persiapan Ujian Kompetensi
Setelah pembelajaran mandiri, peserta mempersiapkan diri untuk ujian kompetensi atau UKPPPG. Jadwal ujian dapat berbeda antar LPTK, sehingga peserta harus memantau informasi terbaru.
Kapan Jadwal Pelaksanaannya?
Berdasarkan rangkaian informasi resmi yang dirilis sejumlah LPTK, situs Kemendikdasmen, serta pengumuman SIMPKB, berikut gambaran jadwal PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025:
- Pemanggilan peserta: Akhir November 2025
- Konfirmasi kesediaan: Sampai 28 November 2025
- Lapor diri di LPTK: 30 November – awal Desember 2025
- Orientasi akademik: Sekitar 1 Desember 2025
- Pembelajaran mandiri: 1 – 6 Desember 2025
- Simulasi atau persiapan UKPPPG: Akhir November – awal Desember 2025 (tergantung LPTK)
- Ujian kompetensi: Setelah rangkaian pembelajaran, dengan tanggal yang bervariasi sesuai penyelenggara
Calon peserta wajib memantau akun SIMPKB dan pengumuman LPTK masing-masing karena jadwal bisa berbeda, terutama untuk urusan administrasi internal.
Kenapa Tahap 5 Jadi Sorotan?
Sejumlah faktor membuat gelombang ini diperbincangkan para guru:
1. Percepatan yang Belum Pernah Terjadi
Durasi PPG yang biasanya panjang kini dipadatkan. Bagi sebagian guru, ini menguntungkan karena menghemat waktu dan segera mendapatkan serdik. Namun di sisi lain muncul kekhawatiran mengenai efektivitas dan kesiapan peserta.
2. Beban Administrasi Tetap Berat
Walaupun durasi belajar dipangkas, beban administrasi lapor diri tidak berubah. Guru tetap harus menyiapkan dokumen lengkap dan valid agar tidak gagal di tahap awal.
3. Sebaran Peserta Hingga 39 Wilayah
Tahap 5 melibatkan ribuan guru dari 39 wilayah, termasuk luar negeri. Ini mencerminkan upaya pemerataan sertifikasi guru di Indonesia.
4. Keterbatasan LPTK Penyelenggara
Hanya sekitar selusin LPTK yang menjadi penyelenggara tahap ini. Beberapa guru dari daerah tertentu mungkin harus menyesuaikan tempat dan jadwal karena keterbatasan kapasitas.
Apa yang Harus Dipersiapkan Guru Mulai Sekarang?
Agar lebih siap mengikuti PPG Tahap 5, guru disarankan:
- Rajin mengecek SIMPKB untuk menghindari terlewat pemanggilan atau konfirmasi.
- Menyiapkan dokumen administrasi jauh hari sebelum masa lapor diri.
- Mengatur waktu belajar secara ketat selama pembelajaran mandiri yang singkat.
- Mengikuti komunitas atau grup guru untuk saling berbagi tips dan informasi penting.
- Aktif memantau pengumuman LPTK karena tiap kampus bisa memiliki kebijakan teknis berbeda.
(berbagaisumber/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Bandara IMIP Jadi Polemik, Jokowi Tegaskan Tak Pernah Meresmikan





















