Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa M 7,7 di Filipina

Sejumlah ruas jalan ditutup di dekat bangunan yang ambruk akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 di General Santos, Filipina, Senin (8/6/2026). (Foto: Reuters/Edwin Espejo)
Jakarta, MISTAR.ID
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Mindanao, Filipina selatan, pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya bersama Konsulat Jenderal RI di Davao terus memantau perkembangan situasi serta kondisi WNI di wilayah terdampak.
“Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI atau pekerja migran Indonesia terdampak dalam gempa tersebut,” kata Heni dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Selain di Filipina, pemantauan juga dilakukan oleh perwakilan RI di Sabah, Malaysia, mengingat getaran gempa turut dirasakan di wilayah tersebut.
Heni mengimbau WNI di Filipina maupun Malaysia untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.
“Diimbau kepada seluruh WNI atau pekerja migran Indonesia agar memantau terus perkembangan situasi lebih lanjut,” ujarnya.
Perwakilan RI juga telah membuka layanan kontak darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan, yakni KJRI Davao, KJRI Kota Kinabalu, dan Konsulat RI di Tawau.
Gempa bumi dengan kedalaman sekitar 50 kilometer tersebut terjadi di Mindanao pada pukul 07.37 waktu setempat, dengan episentrum berada sekitar 58 kilometer dari Kota General Santos, Filipina, dan sekitar 244 kilometer dari Pulau Karatung, Sulawesi Utara, Indonesia.
Getaran gempa dilaporkan turut dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia seperti Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo, serta di Sabah, Malaysia, termasuk Tawau dan Semporna.
Sejumlah negara di kawasan, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Jepang, sebelumnya juga sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa tersebut. (hm25)
BERITA TERPOPULER






















