Wamendikdasmen Fajar Tinjau Program MBG di Sekolah Medan, Tekankan Standarisasi dan Keamanan

Wamendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq saat meninjau pelaksanaan program MBG di SDN Kota Medan. (foto: Susan/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat berkunjung kedua Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Medan. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.
“Tadi saya ngecek, ini anak-anak kita kelas 4 makan MBG. Makan bergizi, alhamdulillah di sini sudah diberikan MBG hampir satu tahun lebih. Karena mungkin generasi awal yang ada di Medan dan tidak ada catatan masalah, keracunan, makanan berlendir,” katanya saat berkunjung ke SDN 060862 dan 060864 Medan, Selasa (28/4/2026).
Ia juga mengungkapkan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan telah membentuk tim khusus yang bertugas menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Sehingga setiap aspirasi, masukan bisa langsung disampaikan ke pihak SPPG. Karena kita ingin layanan makanan di sekolah-sekolah kita itu betul-betul aman, bergizi, dan tentunya berkualitas,” tuturnya.
Fajar juga menjelaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi evaluasi program MBG. Jika ditemukan pelanggaran oleh pihak penyedia layanan, pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi tegas, mulai dari peringatan, penghentian sementara (suspensi), hingga pencabutan izin operasional.
“Ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah, Bapak Presiden untuk betul-betul meningkatkan pelayanan dari makan bergizi gratis ini,” ucapnya.
Selain itu, Fajar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas lingkungan sekolah. Ia mendorong adanya percepatan regrouping sekolah guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan kondusif.
Hal ini, sebutnya, sejalan dengan kebijakan dalam Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang sekolah aman dan nyaman. Menurutnya, standarisasi fasilitas dan lingkungan belajar perlu terus diperbaiki agar siswa dapat berkembang secara optimal.

























