Monday, June 22, 2026
home_banner_first
MEDAN

Viral Keluhan Pasien soal Pelayanan IGD RS Mitra Medika Tembung, Ditonton Lebih dari 100 Ribu Kali

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 16.36 WIB
viral_keluhan_pasien_soal_pelayanan_igd_rs_mitra_medika_tembung_ditonton_lebih_dari_100_ribu_kali

RSU Mitra Medika Tembung. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Beredar sebuah video di platform TikTok yang menunjukkan keluhan seorang pengguna akun terhadap layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit (RS) Mitra Medika Tembung. Video tersebut kini telah ditonton lebih dari 100 ribu kali.

Pasien yang berinisial C menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Ia yang memiliki riwayat penyakit lambung selama bertahun-tahun mengalami keluhan sakit pada Rabu (17/6/2026) akibat naiknya asam lambung.

"Sekitar pukul 19.00 WIB saya minum obat lambung yang sudah saya simpan, lalu saya tidur. Keesokan harinya, Kamis pukul 03.00 WIB, saya terbangun karena lambung terasa sangat melilit," ujarnya melalui pesan TikTok, Senin (22/6/2026).

Lebih lanjut, pasien wanita tersebut kembali mengonsumsi obat lambungnya dan berusaha menahan rasa sakit hingga pukul 04.00 WIB. Ia mengaku telah muntah sebanyak tiga kali dan rasa sakit yang dialaminya tidak lagi tertahankan.

Karena tinggal seorang diri di rumah, ia kemudian memesan kendaraan melalui aplikasi untuk menuju rumah sakit. Setibanya di lokasi, ia langsung diantar ke depan IGD RS Mitra Medika Tembung.

"Posisi IGD tidak penuh, tetapi ada beberapa pasien yang saya lihat. Menunggu susternya lama dan saat datang saya tidak langsung dilayani. Menurut saya, suster yang datang dan bertanya terkesan ketus," ucapnya.

Suster tersebut kemudian menanyakan keluhan yang dialami pasien. C menjelaskan bahwa perutnya terasa sangat melilit dan dirinya telah mengonsumsi obat lambung, namun tidak memberikan efek yang diharapkan.

Ia mengatakan bahwa suster sempat menginformasikan tekanan darahnya normal. Namun, ia kembali menjelaskan bahwa dirinya sedang mengalami sakit lambung. Tidak lama kemudian, suster tersebut pergi setelah mengajukan beberapa pertanyaan.

"Dokternya tidak langsung datang dan cukup lama. Saat datang, dokter terlebih dahulu masuk ke ruangan sebelah. Setelah itu baru menemui saya dan langsung mengatakan bahwa saya tidak masuk kategori pasien darurat. Saya terkejut dan syok," katanya.

Ia juga menyebut dokter sempat mengatakan bahwa penyakit yang dialaminya bukan kondisi baru. Mendengar hal itu, C mengaku terkejut dan meminta agar dirinya diperiksa terlebih dahulu atau diberikan obat pereda nyeri.

Menurut pengakuannya, ia tidak meminta untuk dirawat inap. Namun, tenaga medis tersebut disebut mengatakan bahwa dirinya tidak dapat dirawat dan tidak masuk kategori yang memerlukan penanganan di RS Mitra Medika Tembung.

C juga mengeluhkan rasa sakit pada bagian punggung. Menurutnya, dokter mengatakan kondisi tersebut merupakan efek dari radang lambung. Ia mengaku dokter tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan meninggalkan ruangan setelah dirinya berniat melapor ke BPJS Kesehatan.

Karena merasa tidak mendapatkan penanganan medis, pasien berinisial C memilih pulang. Pada pukul 08.00 WIB, ia mendatangi fasilitas kesehatan tempat dirinya terdaftar dan mengaku langsung mendapatkan suntikan serta obat.

"Saya juga menceritakan kejadian itu kepada dokter. Beliau mengatakan setidaknya jika tidak memberikan obat, bisa diberikan suntikan untuk mengurangi rasa nyeri lambung," tuturnya.

Selain itu, Mistar masih berupaya melakukan konfirmasi kepada RS Mitra Medika Tembung terkait keluhan seorang pasien wanita terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan pihak rumah sakit. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN