Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
MEDAN

Polda Sumut: Puncak Mudik Lebaran Diperkirakan 14-19 Maret

Mistar.idJumat, 13 Maret 2026 pukul 12.46 WIB
polda_sumut_puncak_mudik_lebaran_diperkirakan_1419_maret

Karo Ops Polda Sumut, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Karo Ops Polda Sumatera Utara, Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah diprediksi akan terjadi pada 14-15 Maret 2026.

“Berdasarkan hasil analisis kita, prediksi puncak mudik di wilayah Sumut, terjadi pada tanggal 14 sampai tanggal 15 Maret 2026. Selanjutnya diperkirakan kembali meningkat pada 17 hingga 19 Maret 2026,” ujar Kombes Jaladri, Kamis (12/3/2026) malam di Aula Tribrata Polda Sumut.

Sementara untuk arus balik, lanjut Jaladri, diprediksi akan terjadi pada 25 dan 26 Maret serta dilanjutkan pada 27 dan 28 Maret 2026 mendatang. Namun pada tanggal tersebut, kegiatan Operasi Ketupat Toba 2026 telah berakhir, sehingga secara teknis masa pengamanan Lebaran telah selesai.

Meski demikian, Whisnu Hermawan Februanto mengambil kebijakan untuk tetap memperpanjang pengamanan agar arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Karena kita prediksi akan terjadi puncak arus balik pada tanggal 27-28 Maret 2026 dan di situ Operasi Ketupat Toba berhenti, sudah selesai. Maka Pak Kapolda mengambil kebijakan untuk memperpanjang dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan anggaran dukungan operasional Bapak Kapolda untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya mengakhiri.

Sebelumnya diberitakan, mulai Jumat 13 Maret 2026 Polda Sumut secara resmi telah memulai Operasi Ketupat Toba 2026 dan akan berakhir pada 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, sebanyak 11.002 personel gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI dan masyarakat diturunkan.

Dengan rincian, sebanyak 8.200 personel Polri, 600 personel jajaran satgas, dan 7.402 personel gabungan di tingkat Polres jajaran. Polda Sumut juga mendirikan sebanyak 164 pos, yang terdiri dari 90 pos pengamanan, 63 pos pelayanan dan 11 pos terpadu. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN