Perempuan Pesisir di Belawan Ikuti Pelatihan Pengelolaan Air Bersih

Pelatihan bagi perempuan pesisir untuk pengelolaan air bersih. (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Perempuan pesisir di Belawan mengikuti pelatihan pengelolaan air bersih yang diselenggarakan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kota Medan bersama Koalisi Masyarakat untuk Air dan Sanitasi Berkeadilan dan Inklusif.
Pelindo Regional 1 yang juga hadir dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya peningkatan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya perempuan, dalam pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.
Pelatihan ini juga menjadi wadah edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya akses air bersih sebagai bagian dari kualitas hidup dan kesehatan lingkungan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh KPPI Kota Medan tersebut turut melibatkan sejumlah organisasi yang memiliki perhatian terhadap isu air bersih dan sanitasi, di antaranya Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Perkumpulan Inisiatif, serta International Budget Partnership (IBP).
Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1, Basri Alam dalam keterangannya mengatakan bahwa pengelolaan air bersih merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan pesisir yang memiliki tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Ia menyambut baik pelaksanaan pelatihan ini sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air bersih secara berkelanjutan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perempuan pesisir sehingga mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas," ujar Basri Alam.
Pihaknya juga senantiasa berkomitmen mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk program yang mendorong peningkatan kualitas hidup, kesehatan lingkungan, serta pemberdayaan kelompok masyarakat di kawasan pesisir.
Melalui kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, diharapkan tercipta solusi yang berkelanjutan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat pesisir.

























