Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Medan Utara pada 12–18 Juni 2026

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 12.21
journalist-avatar-top
DI
bmkg_peringatkan_banjir_rob_ancam_pesisir_medan_utara_pada_1218_juni_2026

Banjir rob yang merendam kawasan pesisir. BMKG Belawan mengingatkan masyarakat Medan Utara untuk mewaspadai potensi banjir rob pada 12–18 Juni 2026. (Foto: Kompas.com)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Belawan mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir Medan Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.

Stasiun Meteorologi Maritim Belawan memprediksi banjir rob berpotensi terjadi selama sepekan, yakni pada 12–18 Juni 2026, di wilayah pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, mengatakan ketinggian pasang air laut diperkirakan mencapai 2,3 hingga 2,6 meter.

“Fenomena pasang air laut yang dipengaruhi faktor alam menjadi pemicu terjadinya banjir rob. Ketinggian pasang laut diperkirakan berada di atas 2,3 meter dengan puncak mencapai 2,6 meter. Tinggi pasang ini diukur dari titik surut terendah,” ujar Nur dalam siaran pers yang diterima MISTAR, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, banjir rob diprediksi terjadi pada rentang waktu pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB selama periode tersebut.

Menurutnya, kondisi ini berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, terutama yang berada di kawasan pesisir. Selain itu, aktivitas bongkar muat di pelabuhan serta mobilitas transportasi dan lalu lintas juga diperkirakan terdampak.

“Banjir rob dapat memengaruhi aktivitas keseharian masyarakat pesisir, kegiatan di pelabuhan, serta mobilitas transportasi dan lalu lintas di kawasan terdampak,” katanya.

BMKG mengimbau masyarakat di Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan agar tetap siaga dan memantau perkembangan informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada dan selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi dampak banjir rob lebih awal,” tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN