Cuaca Sumut Mencekam Malam Ini, BMKG Warning Hujan Lebat dan Angin Kencang di Medan hingga Danau Toba

Ilustrasi, Cuaca Sumut Mencekam Malam Ini, BMKG Warning Hujan Lebat dan Angin Kencang di Medan hingga Danau Toba. (foto:ferry/gemini/bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara, Jumat (29/5/2026) malam.
BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 20.30 WIB.
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Sumut, termasuk Kota Medan, kawasan Danau Toba, Tapanuli, Langkat, Deli Serdang hingga Labuhanbatu Raya.
Kondisi cuaca buruk ini diprediksi masih berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.
Hampir Seluruh Kota Medan Masuk Zona Waspada
Dalam peringatan dini yang dirilis BMKG Sumut, hampir seluruh wilayah Kota Medan masuk dalam daftar daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Beberapa kecamatan yang diperkirakan terdampak antara lain Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Belawan, Medan Petisah hingga Medan Kota.
Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya genangan air, pohon tumbang, kemacetan lalu lintas hingga gangguan listrik di sejumlah titik perkotaan.
Warga diminta lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari karena jarak pandang dapat menurun drastis saat hujan deras terjadi.
Kawasan Danau Toba dan Pegunungan Berpotensi Diguyur Hujan Intensif
Tak hanya Medan, BMKG juga memasukkan kawasan perairan Danau Toba dalam wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
Kabupaten Toba, Samosir, Humbang Hasundutan hingga sebagian Tapanuli Utara diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Situasi ini perlu diwaspadai karena dapat memicu jalan licin, longsor di kawasan perbukitan serta gangguan aktivitas penyeberangan akibat angin kencang di perairan Danau Toba.
Wilayah pegunungan di Tapanuli juga menjadi perhatian karena memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi saat hujan deras berlangsung dalam durasi lama.
Langkat dan Tapanuli Jadi Wilayah dengan Sebaran Terluas
Kabupaten Langkat menjadi salah satu daerah dengan cakupan peringatan cuaca paling luas.
BMKG mencatat wilayah seperti Bahorok, Salapian, Kuala, Sei Lepan, Batang Serangan hingga Besitang dan Pangkalan Susu berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir.
Sementara itu, wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara hingga Tapanuli Selatan juga masuk dalam daftar daerah yang diperkirakan terdampak perluasan cuaca ekstrem.
Beberapa daerah seperti Tarutung, Sipoholon, Siborongborong, Batang Toru dan Sipirok diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor dan pohon tumbang.
Fenomena Cuaca Ekstrem Semakin Meluas di Sumut
Peringatan dini malam ini menunjukkan pola cuaca di Sumatera Utara semakin dinamis.
Cuaca ekstrem kini tidak hanya terjadi di wilayah pegunungan, tetapi juga merata hingga kawasan pesisir dan perkotaan.
Fenomena ini dipengaruhi tingginya kelembapan udara, pertumbuhan awan konvektif aktif serta kondisi atmosfer yang mendukung terbentuknya hujan lebat dalam waktu singkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, hujan ekstrem di Sumut juga cenderung datang lebih mendadak, berlangsung lebih lama dan disertai angin yang lebih kuat dibanding sebelumnya.
BMKG Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama cuaca buruk berlangsung.
Warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan jika tidak mendesak, menghindari berteduh di bawah pohon besar serta memperhatikan kondisi drainase di sekitar rumah.
Pengendara yang melintas di jalur pegunungan, kawasan Danau Toba dan lintas pantai barat juga diingatkan untuk berhati-hati terhadap potensi longsor maupun jalan licin.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG untuk mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem malam ini.
(bmkg/ai/hm27)























