Hujan dan Puting Beliung Terjang Medan Tuntungan, Tujuh Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Atap dari beberapa rumah warga di Kecamatan Medan Tuntungan terbang di bawa angin puting beliung. (Foto: Istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Medan, khususnya Kecamatan Medan Tuntungan, pada Kamis sore (28/5/2026). Akibat cuaca ekstrem tersebut, sedikitnya tujuh rumah mengalami kerusakan, sementara sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan kerusakan rumah yang terjadi didominasi pada bagian atap yang diterbangkan angin kencang.
“Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah. Ada yang rusak total dan ada juga yang hanya sebagian. Saat ini kami masih terus melakukan pendataan,” ujar Yunita saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, tim BPBD bersama pihak kecamatan dan kelurahan langsung turun ke lapangan untuk mendata rumah warga yang terdampak angin puting beliung.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan proses pendataan dengan selesai, Pemerintah Kota Medan akan menyalurkan bantuan material bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
“Kami dibantu pihak kecamatan dan kelurahan untuk proses pendataan agar penanganan bisa lebih cepat,” katanya.
Selain merusak rumah warga, hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di kawasan Medan Tuntungan. Beruntung, petugas bergerak cepat melakukan evakuasi dan pemangkasan pohon sehingga akses jalan kembali normal.
“Seluruh pohon tumbang sudah ditangani. Cabang-cabang yang menghalangi jalan juga sudah dibersihkan, sehingga tidak ada kendala berarti,” ujarnya.
Meski hujan deras mengguyur Kota Medan hingga malam hari, BPBD memastikan tidak ada wilayah yang mengalami banjir. Namun demikian, debit air Sungai Deli mengalami kenaikan akibat tingginya curah hujan di kawasan hulu dan pegunungan.
“Berdasarkan pemantauan kami, tidak ada genangan banjir di Medan. Namun permukaan Sungai Deli naik sekitar 20 sentimeter akibat hujan deras di daerah pegunungan sejak siang hari,” tuturnya.
BPBD Kota Medan, kata Yunita, masih terus memantau kondisi sungai dan cuaca mengingat potensi hujan masih dapat terjadi di Kota Medan maupun wilayah pegunungan sekitar.
“Kami terus melakukan pemantauan. Insya Allah kondisi masih aman dan terkendali,” ucapnya.
























