Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Angin Kencang Hancurkan Bangunan Usaha di Pematangsiantar, BPBD Lakukan Pendataan

Mistar.idJumat, 29 Mei 2026 pukul 18.48 WIB
angin_kencang_hancurkan_bangunan_usaha_di_pematangsiantar_bpbd_lakukan_pendataan

Salah satu bangunan yang rusak akibat hujan deras dan angin kencang di Kota Pematangsiantar, Jumat (29/5/2026). (f: Property Mistar/Mistar.id)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Pematangsiantar dan merusak satu unit bangunan usaha di Jalan Farel Pasaribu No. 9, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan rumah milik Talpas Siahaan mengalami kerusakan setelah tiang listrik milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) tumbang akibat diterjang angin.

Korban mengaku hujan dan angin datang secara tiba-tiba dengan kekuatan besar hingga membuat bangunan usaha mereka roboh dan rata dengan tanah.

“Hujan dan anginnya kencang, lalu seketika membuat bangunan rusak hingga rata dengan tanah,” ujar korban.

Menurut korban, saat kejadian mereka sedang berada di dalam rumah. Mereka sempat melihat pusaran angin menyerupai puting beliung sebelum bangunan dan tiang listrik roboh dalam waktu singkat.

“Pas anak dan istri di rumah, melihat angin mutar-mutar dan tiba-tiba bangunan serta tiang listrik roboh. Kejadiannya sangat cepat,” katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan bangunan usaha dan rumah warga diperkirakan cukup parah sehingga aktivitas usaha korban untuk sementara terhenti.

Pasca kejadian, pihak kelurahan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut. Korban berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk meringankan biaya perbaikan bangunan yang rusak.

“Kami berharap ada bantuan untuk meringankan beban biaya. Memang mereka sudah datang dan melakukan pendataan, tetapi kami berharap tidak hanya sebatas itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Dedy Harahap, mengatakan pihaknya menerima sejumlah laporan terkait rumah dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Saat ini petugas masih melakukan evakuasi dan pembersihan material patahan pohon di beberapa lokasi.

“Untuk kerusakan sudah ada beberapa laporan yang kami terima, bahkan ada kelurahan yang meminta tenda darurat. Salah satu lokasinya di Titi Bosi, Kelurahan Tomuan. Saat ini kami fokus melakukan penanganan pohon tumbang. Setelah itu, kami akan mendata kembali lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan,” ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN