Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Semarakan Bulan Kemerdekaan dengan Karya

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 17.07 WIB
pemprov_sumut_ajak_masyarakat_semarakan_bulan_kemerdekaan_dengan_karya_

Pj Sekda Provinsi Sumut Sulaiman Harahap saat menghadiri Semarak HUT RI ke-81 RI yang diselenggarakan oleh Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumut. (Foto: Diskominfo Provsu/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengajak masyarakat untuk memeriahkan suasana HUT ke-81 Republik Indonesia dengan karya, prestasi dan rasa semangat persatuan.

Hal ini disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, ketika menghadiri Semarak HUT ke-81 RI yang diselenggarakan oleh Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumut.

"Atas nama Pemerintah Provinsi, saya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada DHD Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumut yang sudah membuat kegiatan ini menyambut HUT RI," ujarnya di kawasan Jalan Bukit Barisan Medan, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan suasana Car Free Day tersebut menghadirkan parade sepeda onthel dan juga senam. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus mempererat silaturahmi.

"Mari kita isi suasana kemerdekaan ini dengan karya, prestasi dan semangat perjuangan. Karena kemerdekaan yang kita rasakan saat ini lahir dari semangat dan pengorbanan dari para pendahulu kita," ucap Sulaiman.

Sementara itu, Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen (Purn) Muhammad Hasyim, menjelaskan kegiatan tersebut diisi oleh beragam agenda yang bersuasanakan hari kemerdekaan. Ia menyampaikan alasan memilih lokasi Lapangan Merdeka Medan sebagai tempat penyelenggarannya.

"Lapangan Merdeka ini lah tempat pembacaan Teks Proklamasi khusus di Sumatera Utara. Pembacaan Teks Proklamasi tersebut dibacakan oleh Gubernur pertama Sumut Tengku Muhammad Hasan. Kala itu Gubsu didampingi pemuda bernama Ahmad Tahir yang terakhir berpangkat Letjen (Purn)," tuturnya.

"Jadi di sinilah titik sejarah Kota Medan dalam rangka merebut kemerdekaan dari tangan penjajah," kata Hasyim menambahkan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN