Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemko Medan Komitmen Kembangkan Wisata Medan Utara

Mistar.idSenin, 24 November 2025 pukul 13.44 WIB
pemko_medan_komitmen_kembangkan_wisata_medan_utara

Dinas Pariwisata Kota Medan saat menggelar workshop di Medan Utara (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata terus berupaya mengembangkan titik-titik yang menjadi tujuan utama wisatawan lokal maupun mancanegara ketika berkunjung di Kota Medan. Beberapa diantaranya lewat media sosial (medsos) dan penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang digelar melalui workshop.

Terbaru, kegiatan yang dirangka dalam Workshop Kampung Wisata 2025 digelar di kawasan Medan Utara pada 18-19 November 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M Odi Anggia Batubara, mengatakan workshop yang digelar pihaknya sebagai bentuk komitmen Pemko Medan dalam memperkuat pengembangan Ekowisata dan Kawasan Strategis Pariwisata V (KSP V) Medan Utara.

“Workshop yang kita gelar kemarin untuk menegaskan pentingnya peran Pokdarwis sebagai motor penggerak komunitas dalam membangun pariwisata berbasis lingkungan, budaya dan kearifan lokal. Jadi Pokdarwis bukan sekadar pelengkap, tapi aktor utama bagi keberlanjutan destinasi wisata di tingkat kampung,” kata Odi kepada Mistar, Senin (24/11/2025).

Dijelaskannya, pada kegiatan itu pihaknya juga menyerahkan bantuan bantuan Trash Barrier kepada Pengelola Danau Siombak sebagai dukungan nyata pengendalian sampah di destinasi.

“Kita juga menyerahkan SK Pokdarwis kepada perwakilan dari Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan. Lalu dilanjutkan dengan aksi Sadar Wisata berupa pembersihan kawasan Danau Siombak dan menelusuri hutan mangrove dengan menggunakan boat serta kayak untuk pendalam pelestarian alam dan interpretasi budaya,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Debi Fauziah, menjelaskan bahwa tujuan workshop digelar untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam manajemen destinasi, pelayanan wisata, pemasaran digital, hingga penyusunan action plan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Pembangunan pariwisata tidak hanya mengejar peningkatan kunjungan, namun memastikan keberlanjutan lingkungan, ekonomi lokal dan keterlibatan masyarakat sebagai pilar utama,” ucapnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN