Bus Listrik Wilayah Mebidang Belum Terealisasi, DPRD Sumut: Jangan Ditunda Lagi

Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), Timbul Jaya Hamonangan Sibarani. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Bus listrik untuk wilayah Kota Medan, Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang (Mebidang) belum juga terealisasi hingga saat ini. Padahal, anggaran Rp60 miliar telah disiapkan melalui APBD 2025.
Menanggapi masalah ini, Ketua Komisi D DPRD Sumatra Utara, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, khususnya Dinas Perhubungan, segera merealisasikannya.
“Sejak tahun lalu, kami sudah mendorong agar bus listrik ini segera dilaksanakan. Itu sebabnya sudah kami anggarkan. Tapi, sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Tidak hanya sekali, masalah mengenai bus listrik Mebidang telah berulang kali dibahas di rapat. DPRD Sumut memastikan bus listrik Mebidang masih diprogramkan tahun ini.
“Kemarin diskusi soal bus listrik Mebidang, program ini sangat penting untuk pelayanan publik. Harapan kami, tahun ini benar-benar bisa dimulai. Tidak boleh ada penundaan lagi,” ucapnya.
Salah satu kendala utama saat ini adalah posisi Kepala Dinas Perhubungan Sumut yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
“Bagaimana mau maksimal, sementara Kepala Dishub masih Plt dan merangkap jabatan sebagai Kepala Satpol PP? Program sebesar ini butuh perhatian penuh,” ujarnya.
Untuk itu, ia mendesak Pemprov Sumut agar segera menunjuk Kepala Dinas Perhubungan definitif agar program strategis, termasuk bus listrik Mebidang bisa terealisasi.
“Kepala Dishub harus fokus penuh. Kami paham APBD sedang dievaluasi di kementerian, tapi setelah itu program ini harus langsung jalan,” tuturnya.
Timbul yakin bus listrik Mebidang akan berjalan sukses di masyarakat. “Kita sudah punya contoh sukses. Bus listrik Medan berjalan dan dinikmati masyarakat. Sekarang Bobby Nasution sudah menjadi Gubernur, tentu harapan kita program ini bisa diperluas ke Mebidang,” ucapnya.
Seperti diketahui, program Bus Listrik di Kota Medan mulai beroperasi pada Januari 2024 dengan satu koridor. Pada November 2024, Bobby Nasution menginstruksikan perluasan menjadi lima koridor dengan total 60 unit bus listrik yang hingga kini masih melayani warga Kota Medan. (hm20)






















