Tuesday, August 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG: Cuaca Panas dan Hujan di Sumut Berlanjut hingga 10 Agustus

Mistar.idSelasa, 4 Agustus 2026 pukul 14.47 WIB
bmkg_cuaca_panas_dan_hujan_di_sumut_berlanjut_hingga_10_agustus

Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pixabay)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca panas pada siang hari dan hujan pada sore hingga malam hari di wilayah Sumatera Utara (Sumut) masih akan berlanjut hingga 10 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, dalam keterangan pers yang diterima Mistar, Selasa (4/8/2026).

"Sepekan ke depan, terhitung mulai 3-10 Agustus 2026, cuaca di Sumut umumnya cerah berawan pada pagi hingga siang hari yang memungkinkan terjadinya pemanasan permukaan yang cukup signifikan," katanya.

Martha melanjutkan, kondisi tersebut berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari di wilayah Sumut sehingga dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) di sejumlah wilayah Sumut.

"Keberadaan bibit siklon di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra memicu terbentuknya belokan angin (shearline) dan daerah konvergensi di wilayah pantai barat hingga lereng timur Sumut. Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer masih aktif serta suhu muka laut yang hangat turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan. Kondisi atmosfer yang labil juga turut mendukung proses konveksi sehingga memperbesar peluang pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumut," tambahnya.

Martha mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Sumut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari dalam sepekan ke depan.

Adapun wilayah di Sumut yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat antara lain Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Batu Bara, Dairi, Karo, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Padang Lawas Utara.

"Kemudian Kabupaten Padang Lawas, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan, serta Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Gunungsitoli," lanjut Martha.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada dan melakukan mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Pemangku kepentingan juga diimbau agar memperkuat koordinasi dalam memitigasi potensi bencana alam yang dapat timbul akibat kondisi cuaca tersebut. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN