Wednesday, June 10, 2026
home_banner_first
MEDAN

Air Mati Dua Hari di Medan, Warga Keluhkan Aktivitas Terganggu dan Minta Pasokan Darurat

Mistar.idRabu, 10 Juni 2026 09.58
journalist-avatar-top
MI
air_mati_dua_hari_di_medan_warga_keluhkan_aktivitas_terganggu_dan_minta_pasokan_darurat

Ilustrasi air mati yang dikeluhkan oleh masyarakat. Hal ini sedang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Medan. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya tengah disibukkan dengan terhentinya pasokan air bersih. Hal ini disebabkan adanya perbaikan mesin instalasi yang dilakukan oleh Perumda Tirtanadi yang diprediksi berlangsung selama dua hari.

Salah satunya Rizki Hidayat, warga Kecamatan Medan Denai, yang menceritakan kondisi pasokan air di rumah dan tempat kerjanya. Menurut penuturannya, air sudah tidak mengalir sejak Selasa (9/6/2026).

"Kalau air di rumah saya di Denai mati tadi pagi, tapi saya lebih lama merasakannya di tempat kerja. Kebetulan tempat kerja saya di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas. Di sini sudah mati sejak tadi malam," ujarnya kepada Mistar, Rabu (10/6/2026) pagi.

Rizki mengeluhkan terhentinya pasokan air karena banyaknya kebutuhan sehari-hari yang bergantung pada ketersediaan air bersih. Ia berharap Perumda Tirtanadi dapat segera menyelesaikan proses perbaikan.

"Kalau di tempat kerja ini kan memang butuh air, untuk ke kamar mandi, belum lagi mau salat. Informasinya memang selama dua hari ini perbaikannya, tapi stok air kami juga tidak banyak. Semoga bisa lebih cepat selesai," ucapnya.

Senada, warga Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Susan Hutapea mengatakan pasokan air di rumahnya sudah terhenti sejak kemarin sore. Pagi ini, dirinya telah meminta Perumda Tirtanadi mengirimkan mobil tangki air bersih agar dapat dimanfaatkan warga.

"Kemarin sore air di rumah kami sudah mengecil. Malam hingga pagi ini sudah mati total. Jadi tadi saya telepon Tirtanadi untuk meminta mobil tangki, lalu informasinya akan diteruskan ke UPT. Kami kesal karena mau melakukan apa pun jadi susah. Semoga bisa segera normal," tuturnya.

Diketahui, Perumda Tirtanadi secara resmi telah menginformasikan kepada masyarakat mengenai perbaikan mesin instalasi yang mengalami kerusakan akibat pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut berdampak pada terhentinya pasokan dan pelayanan air bersih bagi pelanggan Perumda Tirtanadi yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB dan diperkirakan berlangsung selama dua hari.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi area pelayanan Kecamatan Deli Tua, Kecamatan Medan Amplas, Kecamatan Medan Kota, Kecamatan Medan Area, Kecamatan Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Maimun, dan sebagian wilayah Percut Sei Tuan.

"Kami memohon maaf atas hal ini. Masyarakat yang tinggal di kawasan yang disebutkan diimbau untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih melalui cabang-cabang kami," kata Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, dalam video yang dibagikan melalui akun resmi Instagram @tirtanadiprovsu. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN