Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

IDAI Sumut Jelaskan Dampak Imunisasi DPT pada Anak, Demam hingga Kejang Jadi KIPI

Mistar.idRabu, 15 Juli 2026 pukul 06.01 WIB
idai_sumut_jelaskan_dampak_imunisasi_dpt_pada_anak_demam_hingga_kejang_jadi_kipi

Ilustrasi anak menerima imunisasi DPT di puskesmas. (Foto: GeminiAI/MISTAR)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Utara (Sumut) menjelaskan sejumlah dampak yang dapat terjadi pada anak setelah menerima imunisasi.

Wakil Ketua I IDAI Sumut, dr. dr. Eka Airlangga, M.Ked(Ped), Sp.A, mengatakan pada umumnya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah pemberian vaksin Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT) bersifat ringan.

"Umumnya anak menjadi rewel dan mengalami demam. Selain itu, dapat muncul benjolan di area bekas suntikan. Namun, kondisi tersebut biasanya ringan dan dapat ditangani setelah anak menerima imunisasi," ujarnya kepada MISTAR, Selasa (14/7/2026).

Lebih lanjut, Eka turut menyoroti kasus seorang anak di Bekasi yang mengalami kejang setelah menerima imunisasi DPT dosis kedua.

"Untuk kejang yang terjadi, umumnya disebabkan oleh demam atau kejang demam (ekstrakranial), sehingga tidak menyebabkan proses intrakranial seperti peradangan otak maupun selaput otak pada anak," katanya.

Sebelumnya, seorang bayi berusia sembilan bulan di Kota Bekasi diduga mengalami radang otak setelah menerima vaksin DPT sebanyak dua kali di salah satu puskesmas di Kecamatan Bekasi Barat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN