Dokter Imbau Penderita Penyakit Kronis Waspadai Paparan Asap Karhutla

Ilustrasi paparan asap karhutla. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID - dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD mengingatkan seseorang yang memiliki penyakit kronis agar tetap melakukan upaya perlindungan diri dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Masyarakat jangan menganggap asap karhutla sebagai sesuatu yang sepele, khususnya penderita penyakit bawaan ataupun kronis," ujarnya, Kamis (3/9/2026).
Peringatan itu disampaikan Allif kepada penderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, asma, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit ginjal, dan para lansia untuk tetap lakukan pencegahan.
Allif mengatakan pencegahan dari asap Karhutla yang bisa dilakukan penderita penyakit kronis mulai dari mengurangi aktivitas di luar rumah ketika muncul asap kebakaran pekat.
"Gunakan masker yang tepat, pastikan obat rutin selalu tersedia, kontrol penyakit dasar secara berkala dan segera mencari pertolongan medis apabila muncul tanda bahaya di tubuh," katanya.
Menurutnya, jika masyarakat mulai merasakan tanda seperti sesak berat, nyeri dada, penurunan kesadaran, atau kondisi tubuh yang memburuk untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Dirinya menegaskan pada pasien dengan penyakit penyerta bawaan, mencegah paparan asap dari karhutla jauh lebih baik, dari pada menangani komplikasi setelah penyakit menjadi berat akibat asap.
"Kesehatan bukan hanya tentang mengobati penyakit saja, tetapi bagaimana cara kita menjaga tubuh supaya tetap kuat dalam menghadapi lingkungan yang semakin berubah," ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Dokter Ingatkan Asap Karhutla Bisa Perburuk Kondisi Penderita Jantung, Stroke hingga Asma


























