Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serangan Udara Israel Targetkan Hizbullah ke Beirut Tewaskan 5 Orang

Mistar.idSenin, 24 November 2025 pukul 11.27 WIB
serangan_udara_israel_targetkan_hizbullah_ke_beirut_tewaskan_5_orang

Kerumunan orang berkumpul di bawah bangunan perumahan yang rusak setelah serangan militer Israel di kawasan Haret Hreik, Beirut Selatan. (Foto: AFP)

news_banner

Lebanon, MISTAR.ID

Israel melancarkan serangan udara ke Beirut, Lebanon, dengan menargetkan pimpinan Hizbullah pada Minggu (23/11/2025), menewaskan lima orang dan melukai 28 lainnya. Serangan terjadi di kawasan selatan Beirut, area padat penduduk yang menjadi basis kendali Hizbullah.

Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengonfirmasi serangan tersebut merupakan operasi terbaru militer Israel terhadap target Hizbullah di Lebanon.

“Beberapa saat lalu, di jantung Beirut, IDF menyerang Kepala Staf Hizbullah, yang telah memimpin pembangunan dan persenjataan kembali organisasi teroris tersebut,” demikian pernyataan resmi kantor perdana menteri.

“Israel bertekad bertindak untuk mencapai tujuannya di mana pun dan kapan pun,” lanjut pernyataan itu.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan korban tewas dan terluka, sementara tembakan tiga rudal dilaporkan mengenai sebuah bangunan sembilan lantai di wilayah Haret Hreik.

Serangan menghancurkan lantai tiga dan empat bangunan tersebut serta merusak kendaraan dan bangunan di sekitarnya. Ambulans dan tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi korban serta memeriksa unit-unit apartemen.

Serangan ini merupakan yang pertama di kawasan selatan Beirut sejak 5 Juni, ketika Israel menargetkan pabrik drone milik Hizbullah, serta terjadi setelah serangan sebelumnya di kota Aita al-Shaab yang menyebabkan satu orang tewas.

Ketegangan meningkat kembali menyusul melemahnya posisi Hizbullah setelah pertempuran dengan Israel sejak Oktober 2023, saat kelompok itu menyatakan dukungan terhadap Hamas di Gaza. Lebanon terus berada di bawah tekanan Israel dan Amerika Serikat untuk melucuti senjata Hizbullah, sementara kelompok tersebut menolak tuntutan tersebut.

Netanyahu pada Minggu kembali menegaskan bahwa Israel akan melakukan “segala yang diperlukan” untuk mencegah Hizbullah memulihkan kekuatannya di Lebanon. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN