Friday, August 28, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Raja Norwegia Harald V Mangkat, Haakon VIII Naik Takhta

Mistar.idJumat, 28 Agustus 2026 pukul 19.40 WIB
raja_norwegia_harald_v_mangkat_haakon_viii_naik_takhta

Raja Haakon VIII dari Norwegia berfoto di Istana Kerajaan di Oslo, Jumat, setelah wafatnya sang ayah. (foto: AFP/Getty Images via Daily Mail)

news_banner

Raja Norwegia Harald V meninggal dunia pada usia 89 tahun di Oslo University Hospital Rikshospitalet, Jumat (28/8/2026) pukul 06.35 waktu setempat. Putranya, Haakon, kemudian resmi naik takhta sebagai Raja Haakon VIII.

“Dengan rasa duka yang mendalam, kami mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja Harald telah meninggal dunia,” demikian pernyataan Istana Kerajaan Norwegia, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (28/8/2026).

Istana menyebut Harald meninggal dengan tenang setelah kondisi kesehatannya memburuk. Sebelumnya, ia dirawat karena anemia hemolitik, gangguan yang menyebabkan sel darah merah dihancurkan lebih cepat dari kondisi normal.

Kesehatannya kemudian semakin memburuk setelah mengalami infeksi bakteri dalam darah. Ia sempat mendapatkan antibiotik dan perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Raja Harald juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Raja Charles III dari Britania Raya. Keduanya merupakan sepupu jauh, tepatnya second cousins once removed, dan sama-sama memiliki garis keturunan dari Raja Edward VII dan Ratu Alexandra dari Denmark.

Harald merupakan cicit Raja Edward VII. Hubungan keluarga kerajaan Norwegia dan Inggris itu juga terjalin erat selama puluhan tahun, dengan Harald beberapa kali menghadiri acara keluarga Kerajaan Inggris.

Charles III menyampaikan belasungkawa setelah kabar kematian Harald. Ia mengenang Harald sebagai kerabat sekaligus sahabat yang sangat dicintai.

“Seluruh keluarga saya turut mengenang seorang kerabat dan sahabat yang sangat kami cintai,” kata Charles III.

Ia juga mengenang Harald melalui “kebaikan, kasih sayang dan rasa tanggung jawab” yang ditunjukkannya selama puluhan tahun.

Harald lahir pada 21 Februari 1937 dan merupakan putra Raja Olav V serta Putri Märtha dari Swedia. Ia menjadi Raja Norwegia pada Januari 1991 setelah ayahnya meninggal dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan Harald terus menurun. Ia pernah menjalani pemasangan alat pacu jantung setelah jatuh sakit saat berada di Malaysia.

Meski kesehatannya terganggu, Harald berulang kali menegaskan tidak berniat turun takhta.

“Saya tetap berpegang pada apa yang selalu saya katakan, bahwa saya telah bersumpah kepada Storting (Parlemen Norwegia) dan itu berlaku seumur hidup,” ujar Harald sebelumnya.

Sementara itu, Raja Haakon VIII, 53 tahun, sebelumnya merupakan Putra Mahkota Norwegia. Ia menikah dengan Mette-Marit dan memiliki dua anak, Putri Ingrid Alexandra dan Pangeran Sverre Magnus.

Dengan Haakon naik takhta, Ingrid Alexandra kini berada di urutan kedua garis suksesi. Jika kelak menjadi ratu, ia akan menjadi perempuan pertama yang memerintah Norwegia dalam lebih dari 600 tahun, sejak Ratu Margaret I yang meninggal pada 1412. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN