Pesisir Medan Utara Terancam Banjir Rob 2,6 Meter Seminggu ke Depan

Ilustrasi banjir rob. (Foto: Antara)
Medan, MISTAR.ID – Wilayah pesisir Medan Utara terancam banjir rob atau banjir pesisir mencapai 2,6 meter selama beberapa hari ke depan, terhitung sejak 28 Agustus–3 September 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan menyampaikan wilayah pesisir di Medan Utara yang berpotensi terdampak banjir rob antara lain Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.
"Banjir rob berpotensi melanda wilayah pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan dalam kurun waktu 28 Agustus hingga 3 September 2026 setinggi 2,3–2,6 meter," kata prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Jumat (28/8/2026).
Nur menyebutkan, pasang air laut di atas 2,3 meter dengan ketinggian maksimalnya mencapai 2,6 meter terjadi pada pukul 02.00–05.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB. Ketinggian pasang air laut diukur dari titik surut terendah (lowest astronomical tides).
Nur menjelaskan, terjadinya banjir rob ini disebabkan beberapa faktor di antaranya ialah adanya aktivitas pasang air laut dan fenomena alam lainnya.
"Kami mengimbau kepada masyarakat di tiga wilayah tersebut untuk tetap waspada dan siaga, karena banjir rob ini berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, aktivitas bongkar muat di pelabuhan, dan mobilisasi transportasi di sekitar pesisir," tuturnya.[]





















