Friday, August 28, 2026
home_banner_first
MEDAN

Golkar DPRD Sumut Dorong Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Mistar.idJumat, 28 Agustus 2026 pukul 09.48 WIB
golkar_dprd_sumut_dorong_pemda_perkuat_mitigasi_bencana_hadapi_cuaca_ekstrem

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara, Aswin Parinduri. (Foto: Ari/MISTAR)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (28/8/2026) - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara (Sumut), Aswin Parinduri, mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota melakukan mitigasi bencana menjelang potensi cuaca ekstrem, khususnya siklon tropis.

Ia menegaskan, kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi secara tidak menentu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, langkah antisipasi penting dilakukan sejak dini agar penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal.

“Kita berharap pemerintah daerah dapat melakukan mitigasi bencana guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Persiapan harus segera dilakukan oleh para kepala daerah, sehingga ketika terjadi bencana, pemerintah sudah bisa melakukan penanganan secara cepat,” ujarnya kepada MISTAR, Jumat (28/8/2026).

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan berbagai peralatan pendukung penanganan bencana, seperti posko pengungsian, perahu karet, kebutuhan pangan, dan perlengkapan lainnya yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.

Di sisi lain, ia meminta perangkat daerah, khususnya yang memiliki wilayah geografis perbukitan, mempersiapkan alat berat di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan bencana longsor.

“Untuk seluruh perangkat terkait, khususnya kepala dinas yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur, kita harapkan dapat mempersiapkan alat-alat berat yang seharusnya ditempatkan di titik-titik yang rawan longsor,” ucap anggota Komisi D DPRD Sumut itu.

Ia bahkan menyebut beberapa wilayah yang rentan terjadi longsor, seperti Kabupaten Karo, kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Pakpak Bharat, dan Parapat.

Ia juga berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga mempersiapkan mitigasi sebagai upaya melindungi masyarakat serta menjaga kelancaran akses dan infrastruktur.

“Imbauan-imbauan seperti dari BMKG dan BPBD juga penting untuk kerap disosialisasikan secara optimal kepada masyarakat, agar informasi dalam menghadapi cuaca buruk dapat diantisipasi dengan baik. Pemerintah juga harus memastikan seluruh bagian penting dalam mitigasi dapat dilakukan secara maksimal,” tuturnya. (Ari)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN