Korsel Perkuat Akuntabilitas Setelah Ada Laporan Orang Hilang di Jeju

Lee Jae Myung. (Foto: Time.com)
Seoul, MISTAR.ID – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memperkuat akuntabilitas kepolisian setelah ada laporan kasus orang hilang di Pulau Jeju.
Presiden Korsel, Lee Jae Myung, meminta kepolisian meningkatkan tanggung jawab seiring besarnya kewenangan yang dimiliki.
"Kepolisian akan memegang kekuasaan terbesar di antara lembaga-lembaga negara. Tanggung jawab harus diperkuat sebanding dengan besarnya wewenang yang dimiliki," ujar Lee dalam rapat kabinet, seperti dilansir Reuters, Kamis (27/8/2026).
Argumen ini dikatakan Lee Jae setelah ada empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang dan ditemukan tewas dalam kurun waktu tiga hari di Jeju. Keempat kasus tersebut tidak saling berkaitan.
Empat kasus ini juga membuat kepolisian meninjau kembali 298 laporan orang hilang yang ditangani petugas tersebut.
Di kesempatan lain, Pejabat Sementara Komisaris Kepolisian Nasional, Yoo Jae-seong, meminta maaf dan menjanjikan langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kepolisian telah memerintahkan persetujuan atasan sebelum kasus orang hilang ditutup sembari menunggu peningkatan sistem manajemen kasus.
"Kami akan meninjau seluruh sistem dan melakukan perbaikan kelembagaan agar kejadian ini tidak terulang lagi," ujar Yoo.
Ia juga berjanji akan memeriksa kembali seluruh kasus yang ditangani petugas tersebut. (Reuters)
PREVIOUS ARTICLE
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Ruang Roda Pesawat KLIA2



















