Rumput SUSU Sempat Diserang Hama, Dispora Sumut Pastikan Kini Siap Dipakai PSMS Medan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara Mahfullah Pratama Daulay. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memastikan kondisi rumput Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) akan optimal digunakan PSMS Medan sebagai markas untuk Championship 2026-2027.
"Alhamdulillah kita sudah menguasai ya tentang rumput itu (Stadion), jadi pemerintah apabila diberikan stadion dengan standar seperti itu, kepala dinas wajib menguasai manajemen pengelolaan rumput," ujar Kepala Dispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay, Jumat (28/8/2026).
Mahfullah mengatakan sekitar tiga pekan lalu SUSU harus menghadapi hama yang menyerang rumput stadion.
"Jadi yang paling diwaspadai itu hama. Tiga minggu lalu kita terserang, tiba-tiba kuning rumputnya. Pada kita lihat pakai pembesar, habis dia daunnya," ucapnya.
Namun, dikatakannya, setelah pemeriksaan sampel menunjukkan akar rumput masih dapat tumbuh sehingga rumput tersebut masih bisa tumbuh kembali.
"Rumput itu daunnya manis sekali. Itu kita kemarin ada terserang hama, tapi berhasil kita antisipasi. Itu kalau kita lihat jutaan (hama), karena kita ambil sedikit saja (sampel), jumlahnya cukup banyak. Tapi kita lihat sampelnya akarnya masih optimal semua, jadi masih bisa hidup," tuturnya.
Setelahnya, pria yang akrab disapa Ipunk itu mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan agar rumput bisa kembali optimal seperti semula.
"Dalam penanganannya ada yang dipersiapkan optimal menjelang akan digunakan perhelatan akbar, ada juga yang sifatnya rutinitas. Kalau yang rutinitas, tiga hari sekali dipotong, air yang cukup, pupuk tiga minggu atau sebulan sekali," ujarnya.
Ipunk mengatakan skala perawatan pun akan terus dimaksimalkan tiga pekan sebelum SUSU digunakan PSMS Medan nantinya.
"Tapi untuk Liga 2 (Championship) kita akan optimalkan minimal di 20 hari kebelakangan ini. Kita akan lakukan pemangkasan, pemupukan optimal, kemudian penyemprotan kita tambah skalanya yang semula dua kali menjadi tiga kali," ucapnya.
Seperti yang diketahui, PSMS Medan akan bermain di SUSU pada 20 September 2026 mendatang menghadapi Persiku Kudus. Laga ini menjadi pertandingan kandang pertama PSMS musim ini. Dispora Sumut pun memastikan kualitas rumput akan maksimal di laga tersebut.
"Harus waspada untuk penanganannya. Kalau untuk Liga 2 PSMS kan main tanggal 20, kita mudah-mudahan siap untuk itu, karena pada prinsipnya kita sudah manajemennya yang bagus untuk Stadion Utama," tutur Ipunk.
Ipunk pun berharap pemerintah kabupaten dan kota yang memiliki stadion dengan standar yang sama agar bisa menjaga kualitasnya.
"Saya berharap teman-teman kita yang juga punya stadion sama seperti itu, kalau manajemennya tidak bagus, sayang stadionnya akan rusak," katanya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Chelsea Sepakat Transfer Emiliano Martinez ke Aston Villa




















