Thursday, July 9, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Menlu Israel Kecam Perlakuan terhadap Aktivis Flotilla Gaza, Ben-Gvir Disorot

Mistar.idJumat, 22 Mei 2026 pukul 10.39 WIB
menlu_israel_kecam_perlakuan_terhadap_aktivis_flotilla_gaza_bengvir_disorot

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar (Foto: AFP)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar, secara terbuka mengecam Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir terkait perlakuan terhadap para aktivis dari Freedom Flotilla Coalition yang ditahan setelah mencoba menembus blokade Gaza.

Kecaman itu muncul setelah sejumlah video memperlihatkan para aktivis diperlakukan secara tidak manusiawi saat berada dalam tahanan Israel di Ashdod. Rekaman tersebut memicu sorotan internasional dan gelombang kritik terhadap pemerintahan Israel.

Dalam unggahannya di media sosial X, Gideon Sa'ar menuding Ben-Gvir sengaja merusak citra Israel di mata dunia melalui aksi dan video yang dipublikasikan.

“Anda telah secara sengaja merusak negara dengan pertunjukan memalukan ini,” tulis Sa'ar.

Video Penahanan Aktivis Picu Kontroversi

Freedom Flotilla Coalition diketahui menaungi misi bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berupaya menerobos blokade Gaza melalui jalur laut.

Namun, para aktivis ditahan oleh pasukan keamanan Israel sebelum mencapai wilayah tujuan mereka.

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah aktivis dipaksa bersujud dengan tangan terikat. Dalam salah satu rekaman yang diunggah Ben-Gvir sendiri, terlihat dirinya berdiri di depan para aktivis sambil mengibarkan bendera Israel.

“Begitulah cara kami menyambut para pendukung terorisme. Selamat datang di Israel,” ujar Ben-Gvir dalam video tersebut.

Rekaman itu langsung menuai kecaman luas karena dianggap mempermalukan para tahanan dan melanggar nilai kemanusiaan.

Netanyahu Ikut Mengkritik

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga ikut memberikan kritik terhadap tindakan Ben-Gvir.

Menurut Netanyahu, cara penanganan para aktivis Flotilla tidak mencerminkan nilai dan norma yang selama ini dijunjung Israel.

“Cara Menteri Ben-Gvir menangani aktivis Flotilla tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma Israel,” ujar Netanyahu dalam pernyataan resminya.

Pernyataan itu memperlihatkan adanya ketegangan internal di kabinet Israel terkait respons terhadap aktivis pro-Palestina dan isu kemanusiaan di Gaza.

Negara Barat Layangkan Protes

Kasus perlakuan terhadap aktivis Flotilla Gaza juga memicu reaksi keras dari sejumlah negara Barat.

Beberapa negara seperti France, Italy, Netherlands, dan Canada dilaporkan telah memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.

Insiden ini semakin menambah tekanan internasional terhadap Israel di tengah konflik berkepanjangan di Gaza dan meningkatnya perhatian global terhadap isu hak asasi manusia di kawasan tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN