Thursday, July 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kundapil DPRD Sumut Diwarnai Mangkirnya Para Kepala OPD dan BUMD

Mistar.idKamis, 9 Juli 2026 pukul 17.50 WIB
kundapil_dprd_sumut_diwarnai_mangkirnya_para_kepala_opd_dan_bumd_

Anggota DPRD Sumut, Ahmad Darwis, asal daerah pemilihan (Dapil) Sumut 2 yang menaungi beberapa kecamatan di Kota Medan. (foto: ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari daerah pemilihan Sumut 2, Ahmad Darwis, meluapkan kekecewaan pihaknya terhadap mangkirnya para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada kegiatan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) legislatif yang merupakan salah satu bagian penting dalam tugas pengawasan.

Menurutnya, ketidakhadiran para pimpinan OPD maupun BUMD tersebut sangat menghambat jalannya tugas dan fungsi legislatif dalam segi pengawasan. Ia menegaskan hal tersebut tidak mencerminlan sikap yang profesional.

“Ketidakhadiran para kepala dinas, kepala biro, maupun pimpinan BUMD sangat kami sayangkan. Kondisi ini sangat menyulitkan legislatif dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai evaluasi maupun pengawasan terhadap program pemerintah yang benar-benar berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, Kundapil yang dilakukan para anggota DPRD Sumut bukanlah kegiatan seremonial semata. Tetapi untuk memastikan dan melakukan pengawasan bahwa para pemangku kepentingan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik dan profesional.

Ia berharap Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dapat menegur para jajarannya untuk melakukan komunikasi yang interaktif terhadap legislatif. Hal itu dikatakannya selaras dengan slogan Kolaborasi Sumut Berkah yang digaungkan oleh Bobby Nasution.

“Sinergi antara legislatif dan eksekutif merupakan bagian penting dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara akuntabel, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ucap anggota Komisi E DPRD Sumut itu.

Ia menekankan jika komunikasi antara legislatif dan eksekutif dapat terjalin dengan baik, dan kehadiran para pemangku kepentingan dalam setiap agenda pengawasan dapat berjalan maksimal demi tercapainya pembangunan yang lebih baik di Sumut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN