Kebakaran Hutan AS-Kanada: Lebih 20 Ribu Warga Mengungsi, Dua Pilot Tewas

Kebakaran hutan Bald Range, yang telah memaksa warga meninggalkan rumah mereka di wilayah Okanagan Selatan, membakar area di Summerland, British Columbia (B.C.), pada Sabtu malam (8/8/2026). (Darryl Dyck/The Canadian Press viai AP)
British Columbia, MISTAR.ID - Kebakaran hutan besar yang melanda wilayah barat Amerika Serikat dan Kanada pada Minggu (9/8/2026) memaksa lebih dari 20.000 warga meninggalkan rumah mereka. Sebagian masih menunggu kepastian kondisi tempat tinggal, sementara lainnya harus mengungsi setelah api menghancurkan sejumlah permukiman.
Di British Columbia, Kanada, kebakaran yang bergerak cepat di sekitar Danau Okanagan menyebabkan ribuan warga dievakuasi sepanjang akhir pekan. Sejumlah rumah terbakar dan puluhan orang harus diselamatkan menggunakan pesawat.
Anette Boulet, warga Summerland, mengatakan ia bersama keluarganya meninggalkan rumah sekitar pukul 04.30 pagi Sabtu (8/8/2026) ketika asap tebal mulai menyelimuti kawasan tersebut.
“Nyaris tidak bisa melihat apa pun. Semuanya gelap, dan garis api di perbukitan terus mendekat,” kata Boulet yang kini berada di pusat pengungsian di Penticton, seperti dilansir Associated Press, Senin (10/8/2026).
Kebakaran Bald Range yang pertama kali dilaporkan Jumat (7/8/2026) juga memicu evakuasi sekitar 8.000 warga di Peachland dan wilayah sekitarnya. Pemerintah British Columbia menetapkan status keadaan darurat pada Sabtu (8/8/2026).
Menteri Manajemen Darurat dan Ketahanan Komunitas Kanada, Eleanor Olszewski, mengatakan pada Minggu (9/8/2026) bahwa pemerintah federal telah menyetujui permintaan bantuan dari British Columbia untuk menyediakan tempat tinggal dan akomodasi bagi warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Kebakaran Spokane Mulai Terkendali
Di Amerika Serikat, tiga kebakaran hutan di wilayah Spokane, Washington, yang telah berlangsung lebih dari sepekan mulai terkendali pada Minggu (9/8/2026). Petugas masih melakukan pembersihan di sekitar garis pengendalian api dan memastikan kebakaran tidak kembali meluas.
Kebakaran tersebut telah merusak atau menghancurkan sekitar 920 bangunan. Polisi sebelumnya menangkap seorang pria yang diduga sengaja memicu kebakaran terbesar dari tiga titik api di wilayah Spokane.
Sementara itu, dua pilot helikopter tewas saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan di Fishlake National Forest, Utah, pada Jumat (7/8/2026). Tim penyelamat baru dapat mencapai lokasi kecelakaan pada Sabtu (8/8/2026) karena kondisi medan yang curam dan aktivitas api yang masih tinggi.
Sheriff Kabupaten Sevier, Nathan Curtis, mengatakan saat tim tiba di lokasi, mereka melihat dua kepulan asap, yakni dari lokasi jatuhnya helikopter dan dari kebakaran aktif yang bergerak mendekat.
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kini menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Netanyahu Tolak Usulan Perdamaian Trump untuk Gaza





















