Dua Helikopter Pemadam Bertabrakan Saat Padamkan Karhutla di Yunani

Ilustrasi: (Foto: AP/Mistar)
Athena, MISTAR.ID – Dua helikopter yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di Yunani mengalami tabrakan saat menjalankan operasi di kawasan Psatha, sebelah barat Athena. Peristiwa itu terjadi ketika negara tersebut masih berjibaku menghadapi sejumlah titik kebakaran besar yang telah menghanguskan ribuan hektare lahan.
Menurut laporan AFP dilansir, Senin (3/8/2026), kedua helikopter jenis Bell yang disewa pemerintah Yunani tengah melakukan pemadaman dari udara ketika insiden terjadi.
Dinas Pemadam Kebakaran Yunani menyebutkan tim pencarian dan penyelamatan segera diterjunkan untuk mengevakuasi awak kedua helikopter. Media pemerintah ERT melaporkan satu anggota kru berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Rekaman yang disiarkan televisi lokal memperlihatkan salah satu helikopter meledak sebelum jatuh ke daratan dalam kondisi terbakar. Insiden itu diduga dipicu benturan pada bagian baling-baling kedua helikopter.
Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, mengatakan cuaca ekstrem menjadi tantangan utama dalam upaya penanggulangan kebakaran. Kecepatan angin dilaporkan mencapai 100 kilometer per jam sehingga membatasi operasional armada udara.
"Ketika angin bertiup sekuat ini, bahkan puluhan pesawat yang kami miliki tidak dapat beroperasi dengan aman," tulis Mitsotakis melalui akun Facebook pribadinya.
Di lapangan, sekitar 500 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api di sekitar Desa Porto Germeno, sekitar 70 kilometer di barat laut Athena. Mereka berupaya mencegah kobaran api meluas ke kawasan pinggiran ibu kota setelah sebelumnya merambat melintasi wilayah pegunungan.
Selain itu, sekitar 100 petugas lainnya diterjunkan ke wilayah Aigialia di Peloponnese bagian utara untuk menangani kebakaran lain yang juga masih berlangsung.
Kebakaran baru kembali muncul pada Sabtu malam di Pulau Cephalonia, salah satu destinasi wisata terkenal di Laut Ionia. Dalam kasus tersebut, aparat kepolisian menangkap seorang pria berusia 44 tahun yang diduga sengaja memicu kebakaran.
Data awal dari meteo.gr yang dikelola Observatorium Nasional Yunani menunjukkan lebih dari 6.500 hektare lahan di kawasan Teluk Korintus hingga Porto Germeno telah terbakar akibat rangkaian kebakaran hutan.
Meski kecepatan angin mulai menurun dibanding beberapa hari sebelumnya, embusan angin dari arah utara masih cukup kencang sehingga terus menyulitkan proses pemadaman.
















