Saturday, July 4, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Drone Serang Area PLTN Barakah UEA, Kebakaran Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah

Mistar.idSenin, 18 Mei 2026 pukul 11.12 WIB
drone_serang_area_pltn_barakah_uea_kebakaran_picu_ketegangan_baru_di_timur_tengah

Area PLTN Barakah UEA terbakar setelah serangan drone (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sebuah insiden kebakaran dilaporkan terjadi di dekat Barakah Nuclear Power Plant setelah adanya serangan pesawat tanpa awak atau drone pada Minggu (17/5/2026).

Otoritas resmi United Arab Emirates mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi pada generator listrik yang berada di luar perimeter utama fasilitas pembangkit nuklir tersebut.

Melalui pernyataan resmi di platform X, Kantor Media UEA menyebutkan bahwa insiden tersebut langsung ditangani oleh tim keamanan dan petugas darurat setempat.

Menurut pihak berwenang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Selain itu, otoritas memastikan tidak terjadi dampak terhadap keselamatan radiologis di area pembangkit.

Pemerintah UEA juga menegaskan bahwa seluruh unit reaktor di PLTN Barakah tetap beroperasi normal dan sistem penting pembangkit tidak mengalami gangguan akibat kebakaran tersebut.

Pernyataan itu diperkuat oleh Federal Authority for Nuclear Regulation yang memastikan seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar keamanan nuklir internasional.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas serangan drone tersebut. Otoritas Emirat belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai asal-usul serangan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa bulan terakhir. Situasi memanas setelah konflik antara Iran, Israel, dan United States semakin meluas.

Ketegangan regional juga meningkat setelah Iran disebut melakukan serangan balasan terhadap sejumlah target yang berkaitan dengan sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk UEA.

Meski sempat diberlakukan gencatan senjata melalui mediasi Pakistan pada April lalu, situasi keamanan kawasan masih belum sepenuhnya stabil hingga saat ini.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN