Saturday, July 4, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Anwar Ibrahim Ancam Bubarkan Parlemen jika Koalisi Pemerintah Malaysia Retak

Mistar.idMinggu, 17 Mei 2026 pukul 23.48 WIB
anwar_ibrahim_ancam_bubarkan_parlemen_jika_koalisi_pemerintah_malaysia_retak

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Kuala Lumpur, MISTAR.ID

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan dirinya siap membubarkan parlemen dan menggelar pemilu sela apabila konflik di dalam pemerintahan persatuan (unity government) semakin memburuk dan melanggar kesepakatan politik yang telah dibangun bersama.

Pernyataan itu disampaikan Anwar saat memberikan pidato utama dalam Konvensi Pakatan Harapan (PH), Minggu (17/5/2026) waktu setempat.

Ketua koalisi Pakatan Harapan tersebut mengaku menerima berbagai laporan dan rumor mengenai kondisi politik yang mulai tidak stabil di akar rumput. Meski hubungan antarpartai di tingkat federal masih berjalan baik, Anwar memberi sinyal tegas kepada mitra koalisi agar tetap mematuhi kesepakatan awal pemerintahan.

Menurutnya, jika ketegangan politik terus meningkat, pemilu sela tidak hanya berpotensi terjadi di Johor atau wilayah tertentu saja. Sejumlah negara bagian strategis seperti Negeri Sembilan, Selangor, Pahang, hingga Penang juga bisa terdampak apabila situasi politik nasional semakin memanas.

“Saya akan mengadakan pertemuan dengan kepemimpinan Pakatan terkait persoalan ini dan bila diperlukan, kami akan menyerukan pemilu sela,” ujar Anwar dikutip media lokal, The Star.

Anwar menekankan bahwa stabilitas politik menjadi prioritas utama pemerintahannya demi menjaga tata kelola pemerintahan dan mendukung pemulihan ekonomi Malaysia.

Ia juga memastikan pemerintah tidak akan tunduk terhadap tekanan politik dari pihak mana pun. Namun demikian, ia tetap membuka ruang dialog bagi pihak-pihak yang ingin bernegosiasi secara baik.

Dalam kesempatan itu, Anwar turut mengkritik sejumlah pemerintah negara bagian yang membagikan bantuan sosial atau insentif politik menjelang masa pemilihan. Menurutnya, praktik tersebut dapat mencederai demokrasi yang sehat.

Di tengah isu keretakan koalisi yang terus digaungkan oposisi, Anwar memastikan tiga partai utama dalam Pakatan Harapan, yakni PKR, DAP, dan Amanah, masih solid dan tetap mendukung pemerintahan saat ini.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN