Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Brasil Hentikan Fitur Live Discord Usai Penayangan Bunuh Diri Remaja 13 Tahun

Mistar.idKamis, 13 Agustus 2026 pukul 16.03 WIB
brasil_hentikan_fitur_live_discord_usai_penayangan_bunuh_diri_remaja_13_tahun

Ilustrasi. (foto: istockphoto/mistar)

news_banner

Brasilia, MISTAR.ID - Otoritas Perlindungan Data Nasional Brasil (ANPD) memerintahkan Discord menghentikan sementara fitur siaran langsung atau Go Live di negara tersebut. Kebijakan itu dikeluarkan setelah seorang remaja perempuan berusia 13 tahun meninggal dunia dalam kasus yang diduga berkaitan dengan aktivitas di platform tersebut.

ANPD memberikan waktu tiga hari kerja kepada Discord untuk menghentikan fitur livestream. Layanan tersebut baru dapat kembali digunakan apabila perusahaan mampu menunjukkan bahwa sistem perlindungan terhadap pengguna di bawah umur telah diperkuat secara teknis, keamanan maupun tata kelola.

Regulator Brasil menilai Discord belum melakukan langkah yang cukup untuk mencegah anak-anak dan remaja terpapar konten berbahaya. Konten yang menjadi perhatian antara lain kekerasan, perundungan, ajakan menyakiti diri sendiri, hingga hasutan untuk melakukan bunuh diri.

Dalam pernyataannya, ANPD menyebut fitur siaran langsung Discord berulang kali dimanfaatkan untuk aktivitas yang berkaitan dengan kekerasan dan tindakan menyakiti diri sendiri. Regulator juga menemukan indikasi kuat bahwa platform tersebut belum memiliki mekanisme perlindungan yang memadai bagi pengguna anak dan remaja.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah keterbatasan Discord dalam memantau isi siaran secara langsung. Kondisi tersebut membuat platform kesulitan mendeteksi pelanggaran secara otomatis dan masih mengandalkan laporan pengguna serta mekanisme moderasi lainnya.

Perintah ANPD berkaitan dengan penyelidikan atas kematian seorang remaja perempuan berusia 13 tahun. Polisi menduga korban mendapat pengaruh dari sebuah kelompok daring untuk melakukan tindakan menyakiti diri sendiri hingga mengakhiri hidupnya.

Peristiwa tersebut disebut berlangsung dalam siaran langsung selama sekitar 45 menit pada Juli 2026.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa korban sebelumnya diduga menjadi sasaran tantangan yang semakin ekstrem. Anggota kelompok daring tersebut disebut mendorong korban melakukan berbagai tindakan kekerasan, termasuk menyakiti seekor hewan, sebelum akhirnya menantangnya menyiarkan aksi bunuh diri melalui Discord.

Polisi menduga kelompok tersebut sengaja mencari anak-anak dan remaja yang berada dalam kondisi rentan secara emosional.

Dalam kasus itu, aparat telah menahan lima remaja dan satu orang dewasa. Polisi juga dilaporkan berhasil menyelamatkan seorang remaja perempuan lain yang diduga sedang mempersiapkan aksi bunuh diri untuk disiarkan secara langsung.

Discord masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan regulator tersebut dalam waktu 10 hari kerja.

Jika dinyatakan melanggar ketentuan, perusahaan dapat menghadapi denda hingga 50 juta real Brasil, atau sekitar Rp176 miliar, untuk setiap pelanggaran yang terbukti.

Kementerian Kehakiman Brasil bersama kepolisian turut menyoroti sistem moderasi dan verifikasi usia Discord. Salah satu pejabat kementerian bahkan mengungkap adanya kelemahan dalam mekanisme deklarasi usia yang digunakan platform tersebut.

Dalam salah satu kasus, seorang tersangka disebut dapat memasukkan usia hingga 148 tahun ketika mendaftarkan akun. Hal itu menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa sistem verifikasi usia berbasis pernyataan pengguna dapat dengan mudah dimanipulasi.

Desakan terhadap Discord juga datang dari Ibu Negara Brasil, Rosangela “Janja” da Silva. Ia sebelumnya menyerukan agar platform tersebut diblokir sepenuhnya di Brasil setelah kasus kematian remaja tersebut mencuat.

Discord kemudian bertemu dengan otoritas Brasil, Jumat (7/8/2026). Perusahaan juga menyerahkan rencana yang berisi langkah-langkah untuk memperkuat perlindungan bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun.

Langkah terhadap Discord merupakan bagian dari kebijakan Brasil yang belakangan semakin memperketat perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah negara tersebut mendorong penerapan verifikasi usia serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam penggunaan platform digital oleh anak-anak.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN