Polisi Pulangkan 16 Warga Terduga Penjarahan Ritel Modern di Sibolga

Tangkapan layar penjarahan di salah satu ritel modern di Kota Sibolga. (Foto: Istimewa/Mistar)
Sibolga, MISTAR.ID
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon mengatakan, 16 warga terduga penjarahan ritel modern (Alfamart/Indomaret) di Kota Sibolga telah dipulangkan.
“Untuk 16 orang yang sempat diamankan Sat Reskrim Polres Sibolga beberapa waktu lalu, sudah dipulangkan sejak Rabu (3/12/2025),” ujar AKBP Siti, Kamis (4/12/2025).
Pemulangan tersebut dilakukan penyidik setelah mempertimbangkan beberapa hal. Tak hanya itu, polisi juga memutuskan untuk tidak memproses kasus penjarahan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Siti mengatakan, pasca-penjarahan toko ritel modern di Kota Sibolga, ada sebanyak 16 orang warga diamankan Satuan Reskrim Polres Sibolga. Namun Siti belum bisa merinci lebih lanjut terkait peran hingga status ke 16 orang tersebut dalam penjarahan itu.
Untuk diketahui, setelah dilanda banjir dan longsor sejumlah jalur lintas ke wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga terputus total. Akibatnya, warga di kedua wilayah tersebut terisolasi, bahkan sejak beberapa hari terakhir persediaan makanan terancam habis.
Informasi yang beredar, masyarakat yang sudah kehabisan sumber makanan dan minuman terpaksa melakukan penjarahan di sejumlah toko-toko ritel modern, seperti Indomaret dan Alfamart. Tak hanya toko, di Kota Sibolga masyarakat turut menjarah gudang Bulog demi memenuhi kebutuhan persediaan masyarakat.
Setelah kasus penjarahan tersebut viral di media sosial. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan turut menanggapinya, ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap bersabar dikarenakan pihak (Polda Sumut) terus berupaya untuk mengirimkan persediaan makanan ke wilayah-wilayah tersebut. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Akibat Banjir, Jalan Lintas di Kecamatan Wampu Langkat Amblas





















