Polda Sumut: Keselamatan Penumpang Harus Jadi Prioritas Sopir Bus

Kasat PJR Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono. (Foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pasca-kecelakaan Bus Halmahera di jalur Tol Tebing Tinggi-Medan tepatnya di Kilometer 63 B, Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono mengimbau seluruh pengusaha angkutan bus dan para sopir agar mengedepankan keselamatan para penumpang.
“Para pengemudi bus (sopir), harap berhati-hati dalam berkendara terutama di jalan tol. Banyak nyawa yang harus kawan-kawan sopir bus selamatkan dan antar sampai tujuan dengan selamat,” ujar AKBP Dhery, Selasa (12/5/2026).
Dhery juga meminta agar para sopir bus tidak ugal-ugalan saat di jalan raya, khususnya di jalur tol. Sebab hal tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan yang cukup fatal dan juga menimbulkan banyak korban jiwa.
“Hindari ugal-ugalan di jalan raya khususnya di dalam tol karena dapat berakibat fatal. Jika mengantuk silakan berhenti dan beristirahat,” ujarnya mengakhiri.
Sebelumnya, AKBP Dhery Fajariandono mengatakan, kecelakaan di jalur Tol Serdang Bedagai (Sergai) pada Senin (11/5/2026) pagi terkonfirmasi menewaskan 4 orang dan 19 orang mengalami luka-luka.
Kata Dhery, kecelakaan itu bermula ketika Bus Halmahera datang dari arah Tol Tebing Tinggi menuju Kota Medan.
Namun saat di perjalanan, terdapat satu unit mobil pikap L300 yang sedang berhenti di pinggir jalan lantaran batang logam penghubung roda dengan suspensi (as roda) patah. Saat kejadian, Bus Halmahera datang dengan kecepatan sedang, kehilangan kendali dan terguling di pinggir jalan.
“Kejadiannya di Kilometer 63 B, daerah Tebing Tinggi menuju Medan. Tepatnya di Sergai, tadinya mobil pikap dulu yang memang patah as, kemudian mengalami kecelakaan tunggal. Lalu datang mobil Bus Halmahera dengan kecepatan normal, namun karena jaraknya tidak terlalu jauh sehingga menabrak mobil tersebut dan menghindar. Kemudian mobil bus itu terguling ke luar jalur,” ujar AKBP Dhery di Polda Sumut, Senin (11/5/2026) sore.
Akibat kejadian tersebut, lanjut Dhery, sebanyak 19 orang teridentifikasi mengalami luka ringan. Satu orang di antaranya mengalami luka berat dan 4 orang meninggal dunia.
Kata Dhery, untuk penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Istri Eks Pejabat BNI Aek Nabara Jadi Tersangka Kasus TPPUNEXT ARTICLE
AKP Hotlan Wanto Jadi Kabag SDM Polres Batu Bara





















