Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Empat Tewas dalam Kecelakaan Bus Halmahera, Dishub Sumut Ingatkan Kelayakan Armada

Mistar.idSelasa, 12 Mei 2026 pukul 13.15 WIB
empat_tewas_dalam_kecelakaan_bus_halmahera_dishub_sumut_ingatkan_kelayakan_armada

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Yuda Pratiwi Setiawan. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Belum lama setelah kejadian Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) yang memakan korban jiwa dalam insiden kecelakaan di Sumatera Selatan pada pekan lalu, kini Bus Halmahera juga mengalami hal serupa di jalur Tol Medan-Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan kejadian yang melibatkan Bus Halmahera tersebut menewaskan empat orang.

“Ya, yang pertama kita sangat prihatin terhadap kejadian berikutnya (setelah ALS), yaitu Bus Halmahera yang memakan korban empat orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka,” ujarnya kepada Mistar, Selasa (12/5/2026).

Kerap ditemukannya insiden yang melibatkan bus-bus di Sumut, Yuda mengatakan operator bus harus lebih peka terhadap keamanan dalam perjalanan.

“Kita tetap mengimbau seperti yang Bapak Gubernur sampaikan kemarin kepada operator-operator bus yang ada di Sumut agar tetap memeriksa kendaraannya, layak atau tidak untuk berjalan,” ucap Yuda.

Selain itu, ia mengatakan kesiapan sopir menjadi salah satu faktor utama keamanan dalam perjalanan.

“Terutama untuk sopir yang akan mengangkut penumpang nantinya agar dicek kesehatannya, tidak menggunakan narkoba dan lain-lain agar penumpang aman sampai ke tujuan mereka,” tuturnya.

Yuda juga meminta para perusahaan bus untuk rutin mengurus perizinan agar pihaknya dapat memantau lebih detail kesiapan armada di lapangan.

“Kita juga mengajak perusahaan-perusahaan bus untuk selalu berkoordinasi terkait perizinan-perizinan yang barangkali sudah habis masa aktifnya, agar kami dari Dishub Provinsi juga bisa mengecek,” kata Yuda.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan di jalur Tol Serdang Bedagai (Sergai) pada Senin (11/5/2026) pagi mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan 19 orang mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR), AKBP Dhery Fajariandono, mengatakan kecelakaan bermula ketika Bus Halmahera melaju dari arah Tol Tebing Tinggi menuju Kota Medan.

Saat di perjalanan, terdapat satu unit mobil pikap L300 yang sedang berhenti di pinggir jalan karena batang logam penghubung roda dengan suspensi (as roda) patah. Namun saat kejadian, Bus Halmahera datang dengan kecepatan sedang, kehilangan kendali, lalu terguling di pinggir jalan.

Peristiwa Bus Halmahera ini sekaligus menyusul kecelakaan sebelumnya yang melibatkan Bus PT ALS rute Semarang-Medan di Provinsi Sumatera Selatan pada pekan lalu. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang yang hingga kini masih dalam proses identifikasi. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN