Korban Selamat Kecelakaan Bus Halmahera di Tol JMKT Masih Dirawat Intensif

Penumpang Bus Halmahera, Cintia Fitriana, saat menjalani perawatan. (Foto: Sembiring/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sejumlah korban selamat dalam kecelakaan antara Bus Halmahera dan mobil pikap pengangkut ayam broiler di ruas Tol Jasamarga Kuala Namu–Tebing Tinggi (JMKT) KM 63.200, Dusun I, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (11/5/2026) pagi, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Lubuk Pakam.
Sopir mobil pikap, Deni Suwandi (30), warga Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dirawat di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam akibat luka yang dialaminya. Ayah lima anak tersebut dirawat terpisah dari kernetnya, Rian Saputra (44), yang juga mendapat penanganan medis di rumah sakit yang sama.
Selain kedua korban dari mobil pikap, sejumlah penumpang Bus Halmahera yang mengalami luka-luka juga dirawat di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam. Di antaranya Sakdiah Ujung (69), warga Desa Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu. Sementara suaminya, Saiful Anwar Surbakti (70), menjalani perawatan di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasangan suami istri tersebut baru pulang dari Dumai setelah mengunjungi anak sulung mereka sebelum mengalami kecelakaan.
Korban lainnya, Erwin Manik (20), warga Marendal, tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Medan (Polmed). Ia diketahui baru kembali dari Dumai usai menghadiri pemakaman opungnya dan bergegas pulang agar tidak terlalu lama meninggalkan perkuliahan.
Sementara itu, Cintia Fitriana (23), warga Dumai, juga menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut. Anak sulung dari tiga bersaudara itu diketahui hendak menuju Medan untuk mengambil ijazah di AMIK Medan.
Saat kejadian, Cintia duduk di kursi nomor dua di belakang sopir bus. Ia mengaku sedang tertidur sehingga tidak mengetahui secara pasti detik-detik tabrakan yang menyebabkan empat penumpang meninggal dunia.
“Saat kejadian saya sedang tidur. Tahu-tahu suasana sudah panik dan banyak korban,” ujar Cintia singkat saat ditemui di rumah sakit.
Pantauan wartawan di rumah sakit, para korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan masih dalam penanganan tim medis.
Sebelumnya diberitakan, empat orang meninggal dunia setelah Bus Halmahera bertabrakan dengan mobil pikap pengangkut ayam broiler di ruas Tol JMKT KM 63.200 wilayah Kecamatan Perbaungan, Sergai, sekitar pukul 06.00 WIB. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
























