Sunday, June 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Mengenaskakan! Dua Bocah Terlindas Truk Tronton CAMC di Jalinsum Sumbul Dairi

Mistar.idMinggu, 21 Juni 2026 pukul 16.52 WIB
RY
JM
mengenaskakan_dua_bocah_terlindas_truk_tronton_camc_di_jalinsum_sumbul_dairi_

Truk trinton terperosok dan menabrak rumah marga Pasaribu di Invaliden Sumbul Dairi.(f: Manru/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Dua bocah berusia 9 tahun dan usia 12 tahun meninggal di tempat terlindas truk roda 12 (tronton) CAMC, bernomor polisi B 9335 BYX, pada peristiwa kecalakaan beruntun di Jalan Lintas Sumatera(Jalinsum) Invaliden Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu (21/6/2026).

Kedua bocah itu, bernama Shern Oktavia Sibagariang, 9 tahun, dan Andika Purnomo Sinaga, 12 tahun, warga Bukit Selamat Besitang Langkat Sumatera Utara.

Selain dua bocah meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, yaitu Annita Poppy Sinaga dan Andreas Sinaga, serta luka ringan, Coki Renaldi Sibagariang, Serli Sibagariang, Steril Agnesa Sibagariang, Dorlina Nainggolan, dan Valentina Pasaribu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi, Aipda Analisa Sinuraya, kepada mistar menguraikan kronologis kecelakan beruntun melibatkan empat kendaraan, diantaranya Truk Tronton CAMC plat B 9335 BYX, Truk Isuzu Box plat B 9250 YXX, Daihatsu Grand Max Pick Up plat BK 8219 PO, dan mini bus toyota Avanza BK 1292 UP

Kronologis kejadian, sekira pukul 04.15 WIB, Minggu (21/6/2026), truk tronton losbak bermuatan besi baja H yang kemudikan Bahrim Tarigan, 56 tahun, berjalan dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Sidikalang, diduga mengalami rem blong dan menabrak mobil didepannya truk Isuzu Box dikemudikan Frengki Situmorang hingga terjungkal. Kemudian truk tronton menabrak grad max pick up yang berpenumpang belasan orang hingga terjungkal-jungkal dan sebagian penumpangnya tercampak keluar dan ada terlindas truk yang mengalami rem blong. Kemudian truk tronton banting stir ke kanan jalan lalu menabrak rumah warga.

Sementara, jenazah kedua bocah dan para korban luka sedang di rawat di RSUD Sidikalang, sambil menunggu keputusan keluarga, apakah kedua jenazah dibawa ke Besitang Langkat atau ke Barus Tapanuli Tengah.

Supir pick up Grand Max, mengaku bermarga Perangin-angin. Sebelumnya mobilnya disewa keluarga Sibagariang dan Sinaga yang merupakan keluarga kakak beradik beristrikan br Sitanggang, untuk menghadiri pesta di Barus yang hendak berlangsung Senin (21/6/2026). Diakuinya, awalnya keluarga tersebut hendak merental mini bus panther, namun ntah kenapa tidak jadi.

"Terakhir mobil sayalah disewa, sebenarnya dari awal saya tidak mau, tetapi karena saling kenal, ya saya mau aja. Jalan santainya, kami berangkat dari Buki Selamat Langkat pukul 19.00 WIB." kata Perangin- angin yang sudah selesai menjalani perawatan dan hanya mengalami luka goresan di pilipis mata.

Sebelumnya, Edison Lumban Gaol, tetangga rumah Pasaribu yang ditabrak truk tronton, kepada mistar menceritakan pasca kejadian itu, dimana ia sudah bangun tidur.

"Saya mendengar suara aneh di jalan depan rumah, tiba saya buka pintu rumah, bagai disambar petir saya melihat truk nyaris menabrak rumahku, dan penuh kepulan asap, tiba-tiba listrik padam. Kemudian teriakan histeris minta tolong datang dari tetangga membuat suasana panik. Dan saya berupaya mengambil senter handphone. Ternyata kami nyaris korban maut truk rem blong sudah parkir di depan rumah saya. Puji Tuhan kami selamat, namun rumah tetangga sebelah kanan kami rubuh dan hancur juga menyebabkan boru Nainggolan terjepit diantara kepala truk tronton di tempat tidurnya. Dan mobil avanza tetangga kiri kami mengalami rusak berikut kanopi grasinya hancur. Syukur kakak br Nainggolan itu selamat" kata Edison.(Manru)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN