Karyawan Minimarket Jadi Korban Percobaan Perampasan Sepeda Motor di Tanjung Morawa

Sepeda motor milik karyawan minimarket mengalami kerusakan setelah korban terjatuh saat mempertahankan kendaraannya dari dugaan percobaan perampasan di Desa Penara Kebun, Kecamatan Tanjung Morawa. (Foto: Istimewa/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Seorang pemuda yang bekerja di salah satu minimarket mengalami luka ringan setelah terjatuh saat berupaya mempertahankan sepeda motornya dari dugaan percobaan perampasan oleh tiga orang tidak dikenal di Desa Penara Kebun, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/6/2026).
Meski mengalami luka dan kerusakan pada kendaraannya, korban berhasil mempertahankan sepeda motor Honda Vario BK 4042 MBW miliknya yang menjadi sasaran pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa itu terjadi saat korban yang merupakan warga Kecamatan Pagar Merbau sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan Jalan Arteri Bandara Kualanamu.
Saat melintas di kawasan jalan perkebunan sawit dekat Simpang Bok Serong, Desa Penara Kebun, korban diduga dipepet oleh tiga orang yang belum diketahui identitasnya.
Baca Juga: Pemkab Deli Serdang Tambah Excavator Amphibi untuk Normalisasi Sungai dan Pengendalian Banjir
Menurut Andi, warga yang mengetahui kejadian tersebut, korban sempat berusaha mempertahankan kendaraannya sehingga terjadi tarik-menarik antara korban dan para terduga pelaku.
"Korban melawan sehingga sepeda motornya bisa dipertahankan. Namun, kunci sepeda motor dibawa oleh para pelaku," ujar Andi.
Dalam insiden tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka ringan. Beberapa bagian bodi sepeda motor juga mengalami kerusakan akibat benturan.
Aksi para terduga pelaku diduga terhenti setelah sejumlah pekerja perkebunan kelapa sawit yang berada tidak jauh dari lokasi mendatangi tempat kejadian. Melihat adanya warga yang datang, ketiga orang tersebut kemudian melarikan diri.
Setelah kejadian, korban menghubungi keluarga dan rekannya untuk membantu mengevakuasi sepeda motor dari lokasi kejadian.
Warga sekitar menyebut ruas jalan perkebunan di Desa Penara Kebun tersebut relatif sepi, terutama pada pagi dan malam hari. Jalan tersebut menjadi jalur penghubung antara Jalan Lintas Medan-Lubuk Pakam dengan Jalan Arteri Bandara Kualanamu menuju kawasan Bandara Internasional Kualanamu maupun Sport Centre Batang Kuis.
Sejumlah warga mengaku pernah mendengar adanya tindak kriminalitas di kawasan tersebut. Karena itu, mereka berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas. (hm25)























