Ibu Ungkap Pemicu Perselisihan Ayah dan Anak di Helvetia, Begini Awal Kejadiannya

SM saat ditemui di kediamannya menceritakan perselisihan antara anak dan suaminya. (foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Perselisihan antara ayah dan anak yang berujung pemukulan di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sikambing C-II, Kecamatan Medan Helvetia, ternyata bermula dari persoalan sepele.
Menurut SM, istri S sekaligus ibu dari BG, perselisihan tersebut terjadi saat keluarganya hendak mengantarkannya ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Sebelum berangkat, keluarga terlebih dahulu hendak membeli sejumlah perlengkapan.
"Masalah sepele. Masalah mau membeli gula. Cuma suami saya berulang-ulang ngomongnya. Anak saya emosi. Langsung dipukulnya," ucapnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (24/9/2026).
Melihat kejadian tersebut, anak SM lainnya yang berinisial P kemudian merekamnya menggunakan telepon seluler. Video itu selanjutnya tersebar di media sosial hingga petugas datang ke lokasi.
"Anak saya yang perempuan kan emosi juga. Namanya orang tuanya. Dia videokan dan menyebar. Tapi di media sosial entah apa-apa yang beredar. Makanya kami miris juga melihat yang beredar itu," tuturnya.
Pasca kejadian, BG disebut telah meninggalkan rumah bersama istrinya yang sedang hamil dan kedua anaknya yang kembar.
"Sudah pergi anak saya itu. Saya pun kasihan, istrinya hamil besar," bebernya.
SM mengatakan, hubungan BG dan S memang kerap diwarnai perbedaan pendapat. Keduanya diketahui tinggal serumah dan terkadang terlibat perdebatan. Namun, menurut SM, persoalan tersebut biasanya kembali diselesaikan.
"Memang sering nggak pas. Kami kan tinggal sama di rumah. Jadi seringlah mereka debat-debat gitu. Tapi nanti baikan lagi. Jadi kami pun banyak pertimbangan untuk melapor. Nanti dia kembali, minta maaf, saya bapaknya, sudah selesai perkaranya," ujarnya.
SM menyebut pihak keluarga memilih tidak melaporkan BG atas kejadian tersebut. Ia berharap persoalan antara ayah dan anaknya dapat kembali diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebelumnya diberitakan, pertikaian ayah dan anak terjadi di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sikambing C-II, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (23/9/2026). Dalam kejadian itu, BG diduga memukul ayah kandungnya, S, hingga tak sadarkan diri.
Kepala Lingkungan setempat, M Risky Ramon, sebelumnya mengatakan pihaknya mendapat informasi mengenai kejadian tersebut setelah S dipukul oleh anaknya. Meski demikian, keluarga kemudian sepakat tidak melaporkan kejadian itu dan memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan. (*)
PREVIOUS ARTICLE
PAHK Desak Kapolri Copot Kapolrestabes Medan, Ini Alasannya








































