Sunday, June 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Emak-emak di Dolok Masihul Protes Kelangkaan BBM di SPBU

Mistar.idRabu, 17 Juni 2026 pukul 14.21 WIB
AN
SD
emakemak_di_dolok_masihul_protes_kelangkaan_bbm_di_spbu

Para emak-emak saat menggeruduk SPBU Dolok Masihul. (Foto: Damanik/Mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Puluhan emak-emak di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menggelar aksi protes di SPBU 13.203.188 Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Rabu (17/6/2026) pagi, sebagai bentuk keluhan atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kedatangan sekitar 40 warga Kecamatan Dolok Masihul itu dipicu sulitnya warga mendapatkan pertalite dan solar selama sebulan terakhir. Warga menilai pasokan BBM di SPBU tersebut tidak lancar.

Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk berisi tuntutan agar praktik penyulingan dihentikan. Salah satu tulisannya: “Usir Penyuling, Kami Tidak Terima Minyak Kami Dibawa Keluar Dolok Masihul”.

Nurhayati Simarmata dan Rubiatun yang menjadi juru bicara massa menyebut warga sudah kewalahan mengantre BBM. Menurut mereka, ada dugaan penyaluran BBM keluar wilayah oleh pihak tak bertanggung jawab yang membuat jatah warga lokal menipis.

“Sudah hampir sebulan Pertalite dan solar susah. Kami kuat menduga ada yang nyuling atau mengirim BBM ke luar Dolok Masihul,” kata salah satu orator saat aksi.

Warga meminta Pertamina dan aparat terkait segera turun tangan, mengecek distribusi BBM di SPBU tersebut, serta menindak tegas jika benar ada penyimpangan.

Sementara itu, Humas SPBU Dolok Masihul, Alfandi Zuhri, membantah adanya kelangkaan yang disebabkan penyaluran BBM ke luar daerah.

Menurutnya, pasokan BBM ke SPBU tetap tersedia setiap hari, namun jumlah yang diterima tidak sesuai dengan permintaan.

“BBM bukan tidak ada atau langka. Pasokan tetap diantar setiap hari, tetapi jumlah yang diterima tidak sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, permintaan kami 16 ton, namun yang datang 8 ton,” sebutnya.

Setelah dilakukan mediasi antara warga dan pihak SPBU yang dikawal Kepolisian Sektor Dolok Masihul, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN