Berikut Kronologi dan Data Korban Kecelakaan di Jalan Rakutta Sembiring Pematangsiantar

Jenazah sopir betor ditangisi keluarganya saat disemayamkan di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. (foto: Abdi/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Satlantas Polres Pematangsiantar membeberkan kronologi hingga data nama korban kecelakaan di Jalan Rakutta Sembiring dekat Simpang Jalan Tangki, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, pada Kamis (21/5/2026) sekira pukul 15.30 WIB.
Kecelakaan melibatkan satu unit becak motor (betor) dan truk box itu berujung meninggal dunianya sopir betor di tempat kejadian perkara (TKP) setelah hilang kendali hingga menghantam bagian belakang truk.
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pematangsiantar telah melakukan olah TKP. Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, berikut adalah data lengkap korban dan pihak yang terlibat dalam kecelakaan.
Korban meninggal dunia Yosua Ersoni Siagian, warga Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar (pengemudi betor). Sopir truk box Edy Purwanto, mengemudikan mobil barang box Mitsubishi Canter milik PT Jaya Kencana Express dengan nomor polisi pelat nomor BK 8077 HA. Serta pengendara sepeda motor Honda Beat yang belum diketahui identitas dan nomor polisinya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar, Ipda Syah Edi Suranta Purba, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk box Mitsubishi Canter yang dikemudikan Edy Purwanto melaju dari arah Simpang Rami menuju arah Jalan SM Raja.
Tiba di lokasi kejadian, tepat di dekat Simpang Jalan Tangki, muncul sepeda motor Honda Beat dari arah berlawanan (dari arah Jalan SM Raja menuju Simpang Rami). Tepat di belakang motor Honda Beat tersebut, korban Yosua Ersoni Siagian tengah mengendarai becak motor miliknya.
"Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, korban berusaha menghindari sepeda motor di depannya dengan membelokkan kemudi secara mendadak ke sebelah kiri," ujarnya kepada Mistar.id, Jumat (22/5/2026).
Nahas, manuver refleks tersebut justru membuat becak motor yang dikendarai Yosua kehilangan keseimbangan hingga terbalik di badan jalan. Dalam kondisi terbalik dan meluncur, betor tersebut menghantam sisi belakang sebelah kanan dari truk box yang sedang melintas dari arah berlawanan.
Akibat benturan keras tersebut, korban terpental ke aspal dan mengalami luka yang sangat serius. Yosua dinyatakan meninggal dunia di TKP. Petugas Unit Gakkum Satlantas langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi jasad korban serta mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
"Petugas kami langsung melakukan cek TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tutur Ipda Syah Edi.
Saat ini, kedua kendaraan itu telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar sebagai barang bukti.
"Penyelidikan masih terus berjalan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, kita juga sedang melacak keberadaan pengemudi sepeda motor Honda Beat yang memicu manuver mendadak korban sebelum kecelakaan itu terjadi," ucapnya.























