Prediksi Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026, La Roja Diunggulkan ke Semifinal

Ilustrasi Pelatih Spanyol dan Belgia menjelang perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion SoFi, Los Angeles, Inglewood, California, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. (foto:ferry/chatgpt/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID, Jumat (10/7/2026) – Spanyol akan menghadapi Belgia pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion SoFi, Los Angeles, Inglewood, California, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel dua tim Eropa itu menjadi perebutan satu tiket menuju semifinal, dengan pemenangnya sudah ditunggu Prancis.
Spanyol datang sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. Sementara Belgia membawa modal produktivitas gol yang tinggi setelah melewati dua laga fase gugur dengan performa meyakinkan.
Spanyol Berbekal Pertahanan Kokoh
La Roja melangkah ke delapan besar dengan catatan pertahanan yang sulit ditembus. Tim besutan Luis de la Fuente belum kebobolan sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Pada babak 16 besar, Spanyol menyingkirkan Portugal lewat kemenangan 1-0. Hasil itu memperpanjang rekor enam clean sheet beruntun yang mereka bukukan di ajang Piala Dunia.
Kekuatan Spanyol tetap bertumpu pada penguasaan bola, organisasi permainan, dan pressing yang disiplin. Pola tersebut membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan sekaligus membatasi peluang berbahaya di depan gawang Unai Simon.
Belgia Datang dengan Serangan Tajam
Belgia juga memasuki perempat final dengan kepercayaan diri tinggi.
Skuad asuhan Rudi Garcia lebih dulu melewati pertandingan ketat melawan Senegal dengan kemenangan 3-2 sebelum menghentikan langkah Amerika Serikat lewat skor meyakinkan 4-1 pada babak 16 besar.
Produktivitas lini depan menjadi modal penting Belgia. Kevin De Bruyne tetap menjadi pusat kreativitas permainan dengan dukungan Leandro Trossard, Dodi Lukebakio, dan Charles De Ketelaere di sektor serang.
Efektivitas serangan balik menjadi salah satu senjata utama Setan Merah ketika menghadapi tim yang mendominasi penguasaan bola.
Duel Dua Pendekatan Bermain
Pertemuan ini diperkirakan menghadirkan pertarungan dua pendekatan yang berbeda.
Spanyol kemungkinan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1. Rodri akan mengatur ritme permainan dari lini tengah bersama Pedri, sedangkan Dani Olmo dan Lamine Yamal diharapkan membuka ruang melalui kreativitas serta pergerakan dari sisi lapangan.
Penguasaan bola sejak menit awal diperkirakan menjadi target utama Spanyol untuk membatasi ruang gerak Belgia.
Belgia diprediksi bermain lebih fleksibel dengan pola serangan cepat. Kevin De Bruyne akan menjadi penghubung utama saat transisi, sementara Lukebakio, Trossard, dan De Ketelaere berusaha memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lini belakang lawan.
Rekor Pertemuan Memihak Spanyol
Secara statistik, Spanyol memiliki catatan yang lebih baik dalam pertemuan kedua negara.
Dari 23 pertandingan di berbagai ajang, Spanyol mencatat 12 kemenangan. Belgia meraih lima kemenangan, sedangkan enam pertandingan lainnya berakhir imbang.
Belgia juga belum pernah mengalahkan Spanyol dalam 11 pertemuan terakhir.
Meski demikian, sejarah mencatat Belgia pernah menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti pada perempat final Piala Dunia 1986.
Lini Tengah Berpotensi Menentukan Hasil
Persaingan di sektor tengah diperkirakan menjadi salah satu penentu jalannya pertandingan.
Rodri berperan menjaga keseimbangan permainan Spanyol, baik ketika membangun serangan maupun memutus aliran bola lawan. Kemampuannya mengontrol tempo akan mendapat ujian dari kreativitas Kevin De Bruyne yang menjadi motor permainan Belgia.
Spanyol juga mengandalkan kecepatan Lamine Yamal untuk membongkar pertahanan lawan melalui duel satu lawan satu di sisi sayap.
Apabila Belgia mampu memanfaatkan transisi dengan efektif, pertandingan diperkirakan berlangsung lebih terbuka. Sebaliknya, bila Spanyol berhasil mempertahankan dominasi penguasaan bola, peluang La Roja mengendalikan ritme laga akan semakin besar.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol diperkirakan menurunkan Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; serta Mikel Oyarzabal.
Belgia diprediksi memainkan Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Dodi Lukebakio, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard; serta Charles De Ketelaere.
Berdasarkan performa sepanjang turnamen, Spanyol sedikit lebih diunggulkan. Mereka tampil konsisten di kedua sisi permainan dengan catatan belum kebobolan hingga perempat final. Belgia tetap memiliki peluang melalui efektivitas serangan balik dan kualitas individu para pemain depan.
Prediksi skor: Spanyol 2-1 Belgia.
(berbagaisumber/hm27)






















