Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Asahan Geger, Jenazah Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pinggir Jalan Desa Aek Ledong Timur

Mistar.idRabu, 19 November 2025 pukul 16.50 WIB
asahan_geger_jenazah_bayi_lakilaki_ditemukan_di_pinggir_jalan_desa_aek_ledong_timur

Warga saat menemukan jasad bayi yang diduga sengaja dibuang. (foto: Istimewa / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Warga Dusun II, Desa Aek Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, digemparkan penemuan jenazah seorang bayi laki-laki, Rabu (19/11/2025) pagi. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi setelah kabar penemuan tersebut tersebar.

Dalam foto yang dibagikan warga di media sosial, terlihat kerumunan masyarakat menyaksikan jenazah bayi yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Bayi malang itu ditemukan terbungkus kain dan tergeletak di salah satu sudut jalan setempat.

Kanit Reskrim Polsek Pulo Raja, IPTU Wanter Simanungkalit, menjelaskan bahwa jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Eko sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, saksi hendak berangkat kerja dan melihat sebuah bungkusan mencurigakan di pinggir jalan. Setelah diperiksa, ia mendapati seorang bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal bersama pihak puskesmas, bayi berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan adanya luka pada bagian kepala. Diduga bayi tersebut baru dilahirkan,” ujar IPTU Wanter.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk mencari siapa orang tua atau pelaku yang membuang bayi tersebut. Warga di sekitar lokasi berharap kasus ini dapat segera terungkap dan pelakunya diproses sesuai hukum.

Lebih lanjut, polisi menyatakan bahwa jenazah bayi tersebut rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian dan mengungkap dugaan pembuangan bayi.

“Kita akan selidiki dulu dan telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan,” ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN