Dairi Damai: Konflik Sosial Desa Parbuluan VI Berakhir Lewat Mediasi Disaksikan Forkopimda

Rapat mediasi di Aula Kantor Desa Parbuluan VI. (Foto: Kominfo Dairi/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Konflik sosial antara warga dan Pemerintah Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, akhirnya berakhir. Kepala Desa Parbuluan VI, Parasian Nadeak, sepakat berdamai dengan warga, disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Dairi.
Kesepakatan perdamaian itu dicapai melalui rapat mediasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Dairi dan disaksikan Forkopimda, Sekda Dairi beserta jajaran terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI/Polri, ATR/BPN Sidikalang, dan KPH XV Kabanjahe. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Parbuluan VI, Rabu (19/11/2025).
Rapat tersebut dibenarkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agel Siregar, saat dikonfirmasi MISTAR melalui WhatsApp, Rabu (19/11/2025).
Berdasarkan berita acara, kesimpulan rapat meliputi:
1. Masyarakat sepakat berdamai dan saling memaafkan atas konflik sosial sebelumnya di Desa Parbuluan VI.
2. Masyarakat bersedia membangun komunikasi yang efektif dan kekeluargaan dengan Pemerintah Desa Parbuluan VI, Pemerintah Kecamatan Parbuluan, dan antarwarga.
3. Masyarakat berkomitmen menjaga kedamaian agar konflik serupa tidak terjadi lagi di Desa Parbuluan VI.
Berita acara ditandatangani Sekda Dairi, Kapolres Dairi, Kejari Dairi, Dandim 0206/Dairi, Pemerintah Desa, dan perwakilan masyarakat Desa Parbuluan VI.
Agel Siregar menegaskan bahwa perdamaian ini hanya terkait konflik sosial antara Kepala Desa, unsur Pemerintah Desa, dan warga, bukan perdamaian perkara hukum.
"Pemkab tidak bisa melakukan intervensi terhadap perkara hukum," ucap Agel.
Kepala Desa Parbuluan VI menambahkan bahwa pihaknya dan warga telah saling memaafkan, namun proses hukum terkait perkara lain tetap berjalan. (hm27)
BERITA TERPOPULER























